Berita

Penyesalan Eks Striker Inter: Adriano Merasa Layak Menangkan Ballon d’Or Milik Sheva

×

Penyesalan Eks Striker Inter: Adriano Merasa Layak Menangkan Ballon d’Or Milik Sheva

Sebarkan artikel ini
Adriano, Shevchenko
Adriano, Shevchenko

Mantan striker Inter Milan, Adriano, baru-baru ini membuat pernyataan berani terkait penghargaan individu bergengsi Ballon d’Or. Ia secara terbuka membandingkan level permainannya di masa lalu dengan legenda AC Milan, Andriy Shevchenko.

Klaim Level Setara Shevchenko

Berbicara dalam program Betsson.sport Talk, Adriano merenungkan penyesalannya karena tidak pernah memenangkan penghargaan individu paling prestisius tersebut. Sang pemain berjuluk L’Imperatore ini merasa sangat yakin bahwa kualitasnya saat itu layak disandingkan dengan striker legendaris Rossoneri.

“Mereka memberikannya kepada Shevchenko, tetapi saya merasa berada di level yang sama persis dengannya pada saat itu. Saya selalu memikirkan hal tersebut ketika melihat video lama dan merasa bisa bermain tiga hingga empat tahun lagi di level tertinggi.”

Penyesalan Sang Kaisar

Adriano mengakui bahwa kegagalannya merengkuh Ballon d’Or murni disebabkan oleh masalah mentalitas dan gaya hidupnya sendiri. Jika saja ia memiliki pola pikir yang benar, ia yakin sejarah sepak bola Eropa akan mencatatkan namanya sebagai pemenang sejati.

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans setia yang butuh semangat baru, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori ini adalah pilihan paling pas buat nobar. Segera dapatkan koleksi ini dengan 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!

Analisis Redaksi

Pernyataan Adriano memang mengundang nostalgia bagi para penikmat Serie A di era keemasannya pada awal tahun 2000-an. Namun, membandingkan potensinya yang terbuang sia-sia dengan dedikasi dan konsistensi luar biasa milik Andriy Shevchenko rasanya sangat tidak seimbang.

Shevchenko memenangkan Ballon d’Or 2004 berkat kerja keras dan kedisiplinannya dalam membawa Milan berjaya di panggung domestik maupun Eropa.

Bakat besar tanpa mentalitas juara hanyalah sebuah ilusi, dan itulah perbedaan utama antara seorang raja sejati dengan sang kaisar yang runtuh.

Beritamilan.com dikelola secara independen dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.