Kepergian Theo Hernandez ke Al-Hilal pada musim panas lalu masih menyisakan tanda tanya dan perdebatan di kalangan pendukung AC Milan. Banyak yang menuduhnya mengejar uang atau lari dari masalah.
Namun, pasangan Theo, Zoe Cristofoli, akhirnya buka suara dalam podcast One More Time milik Luca Casadei. Zoe memberikan perspektif yang memilukan: Theo sebenarnya ingin pensiun di Milan, namun situasi di klub memaksanya pergi.
Bukan Karena Skandal
Zoe pertama-tama meluruskan rumor mengenai “skandal di luar lapangan” yang sempat ramai dibicarakan sebelum kepergian Theo. Ia menegaskan bahwa masalah itu berat, tetapi bukan alasan utama Theo hengkang.
- Membela Keluarga: “Saya tahu kebenarannya… Saya membela keluarga saya dan akan selalu begitu. Saya mengatakan kepadanya bahwa mereka menginginkan reaksi darinya… dan dia mendengarkan saya.”
- Masalah Internal: Zoe menekankan bahwa ketidakbahagiaan Theo sudah muncul sebelumnya. “Masalahnya sudah ada sebelumnya di lapangan, dengan tim… Tidak ada lagi suasana damai, saya tidak lagi melihat ketenangannya di rumah.”
“Dia Merasa Tidak Diinginkan”

Bagian paling mengejutkan dari wawancara ini adalah ketika Zoe mengungkapkan betapa cintanya Theo kepada Rossoneri.
“Dia pasti akan tetap di Milan selamanya… Dia akan menjual jiwanya untuk tetap di sini, tetapi terkadang itu bukan keputusan Anda. Jika situasinya tidak tepat dan mereka tidak menginginkan Anda, apa yang harus Anda lakukan?”
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa manajemen Milan mungkin memiliki andil besar dalam mendorong Theo keluar, alih-alih Theo yang meminta dijual.
Trauma Perpisahan
Zoe menggambarkan momen perpisahan itu sebagai sesuatu yang “traumatis” bagi keluarga mereka.
- Rumah Sejati: “Di Milan dia telah menemukan tempatnya, dia telah menemukan keluarga.”
- Keputusan Logis: Pada akhirnya, Theo harus mengambil keputusan demi masa depan anak-anaknya. “Apa yang seharusnya dia lakukan? Diperlakukan buruk? Tetap berada dalam situasi yang tidak tepat?”
Pengakuan ini seolah menjawab rumor liar yang mengaitkan Theo dengan Juventus baru-baru ini (yang sudah dibantah). Theo tidak pernah ingin mengkhianati Milan; dia hanya merasa tidak punya pilihan lain saat itu.
Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.





