Berita

Pengakuan Jujur Luis Muriel: “Setiap Ketemu Milan, Maldini Selalu Menyindir Saya di Lorong Stadion!”

×

Pengakuan Jujur Luis Muriel: “Setiap Ketemu Milan, Maldini Selalu Menyindir Saya di Lorong Stadion!”

Sebarkan artikel ini
Paolo Maldini, Luis Muriel
Paolo Maldini, Luis Muriel

Bursa transfer sepak bola selalu menyimpan kisah-kisah rahasia yang menarik untuk dikupas, apalagi jika melibatkan legenda besar AC Milan sekelas Paolo Maldini. Baru-baru ini, mantan penyerang Serie A, Luis Muriel, membagikan sebuah anekdot lucu sekaligus canggung mengenai momen ketika ia hampir berseragam Rossoneri.

Berbicara dalam podcast WSA Confidential yang diselenggarakan oleh agensi World Soccer Agency, penyerang asal Kolombia tersebut hadir bersama agennya, Alessandro Lucci, untuk menceritakan momen ketika ia lebih memilih bergabung dengan Fiorentina ketimbang AC Milan.

Sindiran Keras Paolo Maldini di Ruang Ganti

Muriel dengan nada bercanda mengenang betapa segan dan malunya ia setiap kali harus berhadapan dengan Milan setelah keputusannya menolak pinangan klub yang bermarkas di San Siro tersebut.

“Saya ingat, masih berbicara tentang negosiasi dengan Milan, setiap kali saya bermain melawan mereka, ada Paolo Maldini yang menemui saya di luar ruang ganti dan dia berkata: ‘Kamu tidak mau datang kepadaku! Kamu tidak mau datang kepadaku!’.”

“Melihat Maldini mengatakan hal-hal seperti itu kepada saya, saya hanya bisa menundukkan kepala, saya merasa sangat malu (sungkan).”

– Luis Muriel

Alasan Muriel Tolak Milan Demi Fiorentina

Agen Muriel, Alessandro Lucci, kemudian mengambil alih pembicaraan untuk meluruskan mengapa kliennya mengambil keputusan yang terkesan “berani” dengan menolak klub sebesar AC Milan di era kepemimpinan direktur Leonardo dan Paolo Maldini.

Menurut Lucci, kesepakatan sebenarnya sudah hampir rampung. Pihak Sevilla (klub Muriel saat itu) bahkan sudah berkomunikasi bahwa mereka telah menjual Luis ke Milan. Hubungan antara sang agen dengan Leonardo dan Maldini juga sangat baik.

“Namun, kami sama sekali tidak yakin dengan pilihan tersebut (ke Milan). Di satu sisi memang ada nama besar dan pesona Milan, tetapi di sisi lain ada Fiorentina yang akan benar-benar menempatkannya sebagai pusat proyek tim,” jelas Lucci.

Sang agen menyimpulkan bahwa demi kebangkitan kariernya pada masa enam bulan peminjaman tersebut, Florence adalah tempat yang lebih tepat. “Di Milan dia harus masuk ke lingkungan dengan tekanan yang sangat besar, sudah ada striker-striker lain di sana, dan dalam enam bulan itu kami tidak membutuhkan (tekanan) hal tersebut,” pungkasnya.

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang kangen dengan aura magis dan karisma Paolo Maldini, tetap tunjukkan rasa banggamu dengan memakai Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori. Kualitas mantap, harga bersahabat!

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Analisis Redaksi

Maldini
Photo: ESPN

Kisah dari Luis Muriel ini sekali lagi menegaskan betapa besar karisma dan aura seorang Paolo Maldini. Kehadirannya saja sudah cukup membuat lawan gemetar, apalagi jika ia langsung yang “menagih” janji transfer di lorong stadion.

Sindiran Maldini menunjukkan betapa ia sangat menginginkan Muriel dan memiliki passion yang nyata dalam membangun skuad saat masih menjabat sebagai direktur teknis.

Di sisi lain, keputusan Muriel dan agennya bisa dibilang sangat realistis dan pragmatis. Bergabung dengan Milan di pertengahan musim memang seperti pedang bermata dua; tekanan dari San Siro bisa menghancurkan mental pemain yang sedang mencari menit bermain.

Mengingat krisis penyerang murni yang sering dialami Milan (seperti eksperimen gagal Leao jadi striker lawan Parma kemarin), terkadang kita berandai-andai, bagaimana jadinya jika Muriel saat itu tidak menundukkan kepala dan berani menerima tantangan Maldini?

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.