Berita

OPINI: “Dokter” Allegri, Blunder Scaroni, dan 40 Tahun Era Berlusconi

×

OPINI: “Dokter” Allegri, Blunder Scaroni, dan 40 Tahun Era Berlusconi

Sebarkan artikel ini
Massimiliano Allegri, Silvio Berlusconi, Paolo Scaroni,
Massimiliano Allegri, Silvio Berlusconi, Paolo Scaroni,

Musim ini, Massimiliano Allegri ibarat “Dokter” yang membawa minyak Mahanarayana Thailam (minyak pijat Ayurveda kuno) untuk menyembuhkan tubuh AC Milan yang babak belur. Setelah musim lalu yang menyedihkan, sentuhan Allegri menjadi terapi yang menenangkan.

Pujian layak diberikan kepada Igli Tare (Direktur Olahraga) yang memilihnya, dan Gerry Cardinale yang menyadari pentingnya “restorasi” setelah revolusi gagal musim lalu. Musim panas 2025 adalah momen Kongres Wina bagi Milan: mengembalikan ketertiban setelah kekacauan.

Lupakan Mimpi Buruk Era Fonseca

Kita semua ingat betapa hancurnya musim lalu di bawah Paulo Fonseca. Pelatih yang sebenarnya orang baik, namun dibiarkan sendirian menghadapi cooling break kontroversial, pemain yang berebut penalti tanpa mendengarkan instruksi, dan ruang ganti yang tak terkendali.

Kini, meski tanpa Rafael Leao yang fit 100% sepanjang musim, Allegri menjaga mimpi Scudetto tetap hidup. Kemenangan demi kemenangan diraih, membuat Milanisti kembali berani bermimpi di siang bolong.

Pesan untuk Cardinale: Stop “Veline” (Pencitraan)!

Gerry Cardinale
Gerry Cardinale

Gerry Cardinale kembali ke Milanello, menegaskan bahwa area olahraga adalah jantung proyek ini. Namun, izinkan kami memberi saran: Berhentilah mengirimkan “veline” (siaran pers/narasi kosong).

Fans tidak butuh kata-kata manis. Fans butuh fakta:

  • Jangan lagi menjual pemain bintang untuk menutupi kesalahan transfer.
  • Pecahkan masalah tiket yang mahal dan sulit didapat.
  • Hargai fans lokal yang rela naik bus 16 jam demi mendukung tim, jangan hanya memprioritaskan turis dari Minnesota atau Belo Horizonte.

Tunjukkan bahwa Milan bukan sekadar aset bisnis Amerika, tapi sebuah keluarga yang menghargai gairah suporternya.

Blunder Scaroni: Milan Tidak Perlu Belajar dari Marotta!

Paolo Scaroni, Beppe Marotta, San Siro
Paolo Scaroni, Beppe Marotta, San Siro

Satu hal yang menyakitkan adalah pernyataan Presiden Paolo Scaroni baru-baru ini: “Saya harus mengambil pelajaran sepak bola dari Marotta setiap hari!”

Ini bukan soal Beppe Marotta, tapi soal harga diri. Presiden Milan duduk di kursi yang pernah diduduki legenda seperti Rizzoli, Carraro, dan Silvio Berlusconi. Mereka adalah pemimpin yang memberi pelajaran, bukan menerima pelajaran.

“Kami tidak terbiasa melihat Milan diturunkan derajatnya, seolah-olah klub ini tidak dipimpin oleh para profesor. Milan adalah sejarah, jangan lupakan itu.”

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

40 Tahun Berlusconi dan Bintang Kedua

Terakhir, mari kita ingat tanggal 20 Februari nanti. Tepat 40 tahun lalu (1986), Silvio Berlusconi membeli klub ini dan mengubah sejarah sepak bola selamanya.

Sayangnya, beliau tidak sempat melihat keinginan terakhirnya terwujud: Bintang Kedua (Scudetto ke-20) di dada. Kami berharap, jika dan ketika Scudetto itu datang musim ini, penghormatan pertama harus dipersembahkan untuknya, Silvio Berlusconi.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.