Siapa yang lebih pantas menilai performa kiper dan pertahanan AC Milan selain Nelson Dida? Legenda Brasil yang telah memenangkan segalanya bersama Rossoneri ini memberikan pandangannya dalam wawancara panjang dengan La Gazzetta dello Sport.
Dida, yang juga pernah melatih Mike Maignan saat menjadi pelatih kiper Milan (2020-2022), mengaku senang melihat Milan kembali kompetitif di bawah asuhan Massimiliano Allegri.
Pertahanan Lebih Solid
Hal pertama yang disoroti Dida adalah keseimbangan tim. Ia memuji perkembangan individu para bek.
“Pavlovic, Gabbia, dan Tomori telah berkembang baik secara teknis maupun taktis… Lawan memiliki lebih sedikit kesempatan untuk menyerang ruang, dan mendekati gawang Rossoneri menjadi lebih rumit.”
Maignan: 3 Terbaik Dunia
Ketika Allegri menyebut Maignan sebagai salah satu dari tiga kiper terbaik dunia, Dida setuju 100%.
“Mike melakukan penyelamatan krusial… Dia juga sangat bagus dalam membangun serangan (build-up). Dia tahu cara menangani operan pendek, tapi juga bisa mengejutkan pertahanan lawan dengan bola panjang,” puji Dida.
Kabar bahwa Maignan akan segera memperbarui kontraknya disambut gembira oleh sang legenda.
Kekaguman pada Modric
Namun, pujian paling unik justru diberikan kepada Luka Modric. Dida mengaku iri tidak sempat bermain satu tim dengan maestro Kroasia itu.
“Di usia 40 tahun, saya melihatnya senang berlatih dan masih bermain di level tertentu. Dia memiliki antusiasme seorang anak laki-laki berusia dua puluh tahun,” tutup Dida.
Pernyataan Dida ini menjadi suntikan moral berharga jelang laga sulit melawan Bologna Selasa depan.
Bantu admin untuk mempertahankan website ini dengan cara Klik Disini!





