Berita

Nama AC Milan Muncul dalam Dokumen Epstein, Ini Fakta Sebenarnya!

×

Nama AC Milan Muncul dalam Dokumen Epstein, Ini Fakta Sebenarnya!

Sebarkan artikel ini
epstein files, AC Milan
epstein files, AC Milan

Nama AC Milan ikut tercantum dalam dokumen kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang baru saja dibuka ke publik. Penyebutan tersebut muncul dalam arsip besar yang memuat jutaan data terkait jaringan dan komunikasi Epstein.

Berdasarkan laporan Tribuna, Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis berkas perkara itu pada Jumat, 30 Januari 2026 WIB. Arsip tersebut kini dapat diakses publik dan berisi jutaan halaman dokumen, rekaman video, serta foto.

Apa Isi Dokumen yang Menyebut AC Milan?

Dokumen yang dirilis mencakup sekitar tiga juta halaman arsip tertulis, dua ribu rekaman video, dan lebih dari 180 ribu foto. Sejumlah tokoh terkenal kembali disebut dalam berkas tersebut, termasuk pengusaha Elon Musk dan Pangeran Andrew.

Tidak hanya individu, beberapa institusi juga tercantum. Salah satunya adalah AC Milan, yang muncul dalam konteks korespondensi email terkait isu akuisisi klub Italia tersebut.

Dalam salah satu bagian arsip, disebutkan adanya email dengan subjek “Masalah Akuisisi AC Milan pada Juli” yang dikirim kepada Jeffrey Epstein. Pesan tersebut berasal dari David Stern, mantan komisioner NBA.

“Saya kira Elliott sudah mengambilnya dan ingin mempertahankannya. Berapa persentasenya dan dengan harga berapa?” demikian isi pertanyaan dalam email yang dikutip dari dokumen.

Email tersebut merujuk pada periode ketika AC Milan baru saja diambil alih oleh Elliott Management dari pengusaha asal China, Li Yonghong, yang mengalami masalah keuangan.

Respons Epstein dan Konteks Sebenarnya

Dalam balasannya, Epstein menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik atau terlibat dalam urusan tersebut.

“Saya tidak mau terlibat. Saya pikir saya akan meneruskannya kepada Anda karena saya tidak tertarik pada hal-hal ini,” tulis Epstein dalam balasan email.

Penting dicatat bahwa penyebutan AC Milan dalam dokumen ini tidak disertai tuduhan pidana atau keterlibatan klub dalam kejahatan yang dilakukan Epstein. Nama klub muncul semata dalam konteks komunikasi bisnis yang disebut dalam arsip.

Latar Belakang Kasus Epstein

Jeffrey Epstein telah lama menjadi sorotan dunia setelah dituduh melakukan perdagangan seks dan kejahatan seksual terhadap lebih dari seribu perempuan muda. Sejumlah figur global dari berbagai latar belakang ikut disebut dalam berbagai dokumen terkait jaringan pergaulannya.

Epstein ditahan pada Juli 2019, namun sebulan kemudian dinyatakan meninggal dunia di dalam sel tahanan. Kematian tersebut disebut sebagai bunuh diri, meski hingga kini masih memicu berbagai spekulasi dan desakan publik agar seluruh jaringan yang terlibat diungkap secara transparan.

Rilis dokumen terbaru ini kembali memunculkan banyak nama dan detail lama. Publik kini menanti penelusuran lanjutan dari otoritas terkait atas temuan-temuan dalam arsip tersebut.


BeritaMilan.com dikelola secara independen dan bergantung pada dukungan pembaca untuk biaya operasional serta perawatan website.
Jika Anda ingin membantu menjaga keberlangsungan situs ini, silakan
klik di sini.