Kemenangan 1-0 AC Milan atas Bologna diwarnai oleh kontroversi wasit. Kinerja wasit Matteo Marcenaro dan tim VAR menjadi sorotan tajam. Media-media Italia kompak mengkritik keputusan mereka. Puncaknya adalah penganuliran penalti untuk Christopher Nkunku.
Insiden ini bahkan memicu kartu merah untuk pelatih Massimiliano Allegri.
‘Rekor Dunia Tiga Kesalahan’ dari Fabio Caressa
Jurnalis senior Sky Sport, Fabio Caressa, memberikan kritik yang sangat pedas. Ia menyebut apa yang terjadi di San Siro adalah sebuah rekor dunia.
“Ini rekor dunia bagi wasit dan VAR untuk membuat tiga kesalahan dalam permainan yang sama. Menurut saya, itu salah satu hal yang paling tidak bisa dimengerti,” katanya (via MilanNews).
“Saya akan menjelaskan secara teknis bagaimana seharusnya hal itu terjadi: kontak pertama memang ada, dianggap sebagai dorongan oleh VAR, tetapi kontak kedua tidak ada menurut wasit yang melihat monitor.”
“Satu-satunya masalah adalah kontak sebelumnya merupakan penalti yang jelas dan tidak diintervensi oleh VAR karena kemungkinan besar itu adalah dorongan dan tidak dapat diintervensi.”
Analisis dari Gazzetta dan Ravezzani

Direktur Telelombardia, Fabio Ravezzani, juga menyuarakan hal senada. Ia belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya.
“Saya belum pernah melihat tiga penalti yang jelas dianulir untuk tim yang sama, salah satunya dianulir oleh VAR. Milan berhasil mengatasi ketidakadilan rekor ini dan menunjukkan bahwa penalti-penalti itu sangat berharga.”
Harian La Gazzetta dello Sport juga menganalisis insiden tersebut. Mereka menyoroti kesalahan komunikasi antara wasit di lapangan dan di ruang VAR.
“Terjadi kesalahan antara wasit dan VAR: wasit memberikan penalti atas pelanggaran Freuler terhadap Nkunku, tetapi kemudian dipanggil ke monitor oleh Fabbri dan membatalkannya, tanpa menganalisis dorongan yang jelas sebelumnya oleh Lucumi… terhadap pemain Prancis itu: penalti dan kartu merah.”
Kesalahan Prosedural VAR
Akun media sosial yang fokus pada analisis wasit, Errori Arbitrali, juga membedah insiden ini. Mereka menyebut adanya kesalahan prosedur yang serius.
“Kesalahan komunikasi serius antara VAR dan wasit di saat-saat terakhir: wasit diminta meninjau penalti yang diberikan kepada Rossoneri (prosedur yang benar).”
“Namun tidak ada saran untuk meninjau apa yang terjadi beberapa detik sebelumnya: sebuah dorongan dan kontak… oleh Lucumi terhadap Nkunku… Oleh karena itu, merupakan kesalahan karena tidak menampilkan insiden ini: menurut saya, penalti tidak diberikan.”
Kontroversi ini menjadi anekdot pahit di balik kemenangan penting I Rossoneri. Meskipun tiga poin berhasil diamankan, insiden ini kembali membuka perdebatan panjang tentang konsistensi penggunaan VAR di Serie A.
Bagi Il Diavolo Rosso, ini adalah pengingat bahwa terkadang mereka tidak hanya harus melawan 11 pemain di lapangan, tetapi juga melawan keputusan-keputusan yang meragukan.
They literally said there was no contact on Nkunku…. This was reversed… pic.twitter.com/dUTlXIbwLo
— Martino Puccio (@MartinoPuccio) September 14, 2025
Terus ikuti perkembangan dan berita AC Milan terbaru hanya di Beritamilan.com.




