Berita

MATEMATIKA ALLEGRI: Butuh 86-88 Poin untuk Raih Scudetto Musim Ini

×

MATEMATIKA ALLEGRI: Butuh 86-88 Poin untuk Raih Scudetto Musim Ini

Sebarkan artikel ini
Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri

Jika Anda bertanya kepada Massimiliano Allegri apakah AC Milan bisa memenangkan gelar tahun ini, jawaban standarnya hampir selalu sama: “Target kami adalah kembali ke Liga Champions.” Namun, di balik sikap merendah tersebut, sang pelatih jelas memiliki kalkulasi tersendiri menuju tangga juara.

Dalam konferensi pers terbarunya, Allegri sedikit membuka kartu. Ia tidak lagi hanya bicara soal posisi empat besar, tetapi mulai menyebutkan angka spesifik yang dibutuhkan untuk mengunci Scudetto musim 2025/26.

Kuota Juara: 86-88 Poin

Menanggapi paruh pertama musim yang baru saja diselesaikan oleh Juventus, Allegri memberikan analisis matematisnya mengenai persaingan di papan atas.

“Saya pikir kuota Scudetto adalah 86-88 poin, tergantung bagaimana putaran pertama akan ditutup… Untuk mendapatkan 86 atau 88 poin, tim yang saat ini memiliki 36 poin (seperti Juve) harus mencetak 50 poin di paruh kedua. Tapi Juve adalah tim kuat dan bisa melakukannya.”

Angka ini menarik karena sedikit berbeda dari prediksi awalnya. Di awal musim, Allegri memprediksi butuh 86-90 poin. Revisi menjadi 86-88 poin menunjukkan bahwa ia melihat persaingan semakin ketat dan margin kesalahan semakin tipis.

Strategi Psikologis: Tetap Membumi

Mengapa Allegri terus menerus menyebut “Empat Besar” jika ia tahu hitungan Scudetto? Jawabannya adalah manajemen tekanan. Mengubah target terlalu cepat bisa berakibat fatal bagi mentalitas skuad.

  • Fokus Jangka Pendek: “Kita harus kembali ke diri kita sendiri… masuk ke 4 besar di bulan Maret atau menyerang (posisi puncak).”
  • Tanpa Privilese: Allegri menekankan bahwa nama besar klub tidak menjamin kemenangan. “Pertandingan dimulai 0-0, bukan berarti kita memiliki keuntungan karena kita adalah Milan.”

Ancaman dari Bawah

Allegri juga mewaspadai kebangkitan Juventus di bawah Luciano Spalletti yang mengalami “pembalikan hasil dan performa” positif. Dengan Inter dan Napoli yang juga konsisten, Milan tidak boleh terpeleset.

Bagi Allegri, Scudetto adalah mimpi yang disimpan rapat di dalam saku, sementara “Empat Besar” adalah tameng untuk melindungi para pemainnya dari beban ekspektasi yang berlebihan. Namun, jika Milan terus konsisten hingga Maret, narasi tersebut pasti akan berubah.

Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.