Mantan kolaborator teknis AC Milan pada musim 2015/2016, Emilio De Leo, baru-baru ini membagikan pandangannya mengenai situasi terkini klub dalam sebuah wawancara eksklusif bersama MilanNews.it.
Pria yang kini mengemban tugas berat sebagai pelatih kepala tim nasional Malta tersebut juga menyempatkan diri untuk mengenang kembali sosok mendiang Sinisa Mihajlovic.
Keduanya pernah bekerja sama membangun fondasi skuad Rossoneri di masa-masa transisi yang cukup menantang beberapa tahun silam.
Kenangan Abadi Bersama Sinisa Mihajlovic
Membahas sosok pelatih asal Serbia tersebut, De Leo tidak bisa menyembunyikan rasa kagum dan kehilangan yang begitu mendalam.
“Dari Sinisa saya memiliki kenangan yang luar biasa, keinginannya untuk selalu bertarung dengan cara apa pun menjadikan ia seorang teman sekaligus pria yang hebat,” ungkap De Leo mengenang keberanian sang legenda.
“Sinisa selalu berada di samping saya, bahkan hingga hari ini di saat-saat yang sulit,” tambahnya dengan nada penuh emosional.
Sambil memantau kabar terbaru tim kesayangan kita, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini, segera sikat promo menariknya dengan 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Dari Donnarumma Hingga Rafael Leao
Selain mengenang sang mentor, De Leo juga memberikan penilaian tajam mengenai perjalanan beberapa pemain bintang yang pernah dan sedang menghiasi skuad Il Diavolo Rosso.
Berikut adalah rincian pandangan sang pelatih mengenai keputusan berani di masa lalu serta peringatannya untuk bintang andalan kita saat ini:
- Orbitkan Donnarumma: De Leo memuji keberanian Mihajlovic yang berani mempertaruhkan jabatannya demi mengorbitkan Gigio di usia 16 tahun dengan menyingkirkan kiper legendaris sekelas Diego Lopez.
- Karir Romagnoli: Ia juga menilai Alessio Romagnoli telah mengukir karier yang sangat indah dan memuaskan meskipun sempat dibebani ekspektasi maha berat sebagai titisan Alessandro Nesta.
- Balotelli vs Leao: Mengingat masalah pubalgia yang pernah menghancurkan momen terbaik Mario Balotelli, De Leo sangat berharap talenta sebesar Rafael Leao tidak akan berakhir dengan nasib kelam serupa.
Pujian untuk Skuad Massimiliano Allegri
Menutup sesi wawancaranya, De Leo menyempatkan diri untuk mengamati performa impresif skuad merah hitam di bawah arahan Massimiliano Allegri musim ini.
“Mereka sedang menjalani kejuaraan yang hebat, adalah hal yang sangat tepat untuk mengatakannya secara jujur,” puji pelatih timnas Malta tersebut.
“Mereka harus terus berusaha hingga akhir untuk memperebutkan gelar scudetto, dan peran Allegri sangat fundamental dalam meletakkan fondasi yang tepat,” pungkasnya memberikan dukungan moral.
Analisis Redaksi
Komentar De Leo seolah membuka kembali lembaran nostalgia kita tentang keberanian Sinisa dalam membangun fondasi skuad muda yang kelak menjadi tulang punggung tim nasional.
Perbandingan antara kondisi fisik Leao saat ini dengan cedera pubalgia yang pernah meredupkan sinar Balotelli jelas harus dijadikan peringatan keras bagi tim medis klub.
Kini saatnya pasukan Allegri membuktikan bahwa fondasi mental dan taktik yang telah terbangun kokoh mampu membawa pulang gelar juara ke lemari trofi Casa Milan di akhir musim nanti.





