Kekalahan menyakitkan dari Lazio di stadion Olimpico benar-benar menjadi sebuah pukulan telak bagi ambisi AC Milan pada sisa musim ini. Penampilan mengecewakan dari skuad asuhan Massimiliano Allegri tersebut turut menyoroti performa membingungkan Rafael Leao yang gagal tampil sebagai sosok pemimpin di atas lapangan.
Kekecewaan Rafael Leao
Laporan terbaru dari edisi pagi surat kabar Il Corriere dello Sport secara khusus membedah tumpulnya pergerakan penyerang sayap asal Portugal tersebut. Harapan besar agar dirinya mampu menyeret tim untuk memangkas jarak poin dari puncak klasemen justru berakhir dengan sebuah penampilan yang sangat kacau.
“Puncak rasa frustrasi sang pemain bernomor punggung sepuluh itu akhirnya meledak ketika Mister Allegri memutuskan untuk menariknya keluar pada pertengahan babak kedua. Penjaga gawang Mike Maignan bahkan harus turun tangan untuk menenangkan rekan setimnya yang masih bersikeras ingin melanjutkan sisa pertandingan tersebut,” tulis laporan jurnalis olahraga Italia itu.
Terkunci Taktik Maurizio Sarri
Pergerakan Leao di atas lapangan berhasil dimatikan secara sempurna melalui penjagaan berlapis dari duet bek tangguh Mario Gila dan Alexander Provstgaard. Eksperimen memaksakan sang pemain untuk tampil sebagai penyerang tengah murni justru membuktikan bahwa klub ini sangat membutuhkan sosok ujung tombak yang sesungguhnya.
“Pemain sayap andalan kita tersebut terlihat sangat tidak nyaman mengemban peran sentral sehingga ia sering melakukan kesalahan operan kepada Christian Pulisic maupun barisan gelandang. Catatan sembilan gol dan dua umpan matang sepanjang musim ini terasa hambar karena ia gagal memberikan dampak signifikan pada laga krusial layaknya melawan Lazio,” lanjut analisis surat kabar tersebut.
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans setia yang butuh penyemangat di hari Senin ini, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori adalah pilihan paling pas buat terus mendukung tim di saat sulit. Segera dapatkan koleksi ini dengan 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Analisis Redaksi
Tumpulnya insting membunuh Rafael Leao saat tidak bermain melebar di sisi sayap kiri adalah fakta tak terbantahkan yang harus segera diatasi oleh staf pelatih. Skuad Rossoneri kini wajib menjaga fokus mereka untuk mengamankan posisi kedua klasemen sembari berharap manajemen klub segera menambal kelemahan lini depan pada bursa transfer mendatang.
Beritamilan.com dikelola secara independen dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.





