Setelah menelan kekalahan di Napoli, skuad AC Milan asuhan Massimiliano Allegri akan kembali turun ke lapangan pada hari Sabtu di San Siro pukul 23:00 WIB untuk menghadapi Udinese.
Portal MilanNews.it merilis ulasan statistik yang mengingatkan bahwa pertandingan ini akan memiliki arti penting bagi perjalanan Rossoneri menuju kualifikasi edisi Liga Champions musim depan.
Selain itu, laga ini juga sangat krusial untuk menemukan kembali sedikit antusiasme yang telah hilang setelah kejatuhan tim di Naples.
Tim Iblis Merah tercatat telah memenangkan empat pertandingan terakhir melawan tim asal Friuli tersebut di pentas Serie A.
Sepanjang sejarah klub, hanya sekali mereka mencatatkan rentetan kesuksesan yang lebih panjang melawan Friulani di kasta tertinggi, yakni tujuh kali kemenangan antara tahun 1998 dan 2000.
Secara khusus akhir pekan ini, Milan berpeluang mengalahkan lawan ini empat kali berturut-turut tanpa pernah kebobolan untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi tersebut.
Sambil menanti rekor kemenangan tanpa kebobolan dari tim kesayangan kita akhir pekan ini, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini, segera sikat promo menariknya dengan ๐ Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Data dan Angka Pra-Pertandingan
Meskipun memiliki catatan kemenangan beruntun belakangan ini, sejarah pertemuan kedua tim di stadion kebanggaan kita ternyata menyimpan statistik yang cukup mengkhawatirkan.
Berikut adalah rincian data dan angka dari MilanNews.it yang patut menjadi catatan kewaspadaan bagi skuad asuhan Mister Allegri:
- Rekor Kandang Terbatas: Milan tercatat hanya memenangkan empat dari sepuluh pertandingan kandang terakhir melawan Udinese di Serie A (4 Imbang, 2 Kalah), setelah sebelumnya sempat menorehkan rentetan tiga kemenangan kandang berturut-turut.
- Peluang Konsistensi: Secara khusus, setelah kemenangan atas Friulani pada pertemuan kandang terakhir (skor 1-0 pada 19 Oktober 2024), Iblis Merah berpeluang mengumpulkan dua kesuksesan kandang berturut-turut atas lawan ini untuk pertama kalinya sejak tahun 2014.
- Penurunan Performa: Milan telah kalah tiga kali dari enam pertandingan terakhir mereka di Serie A (3 Menang), sebuah angka yang kontras setelah pada empat kali lipat jumlah pertandingan sebelumnya mereka selalu tak terkalahkan (15 Menang, 9 Imbang).
- Bayang-Bayang Kutukan: Jika kembali takluk, Rossoneri akan menderita dua kekalahan liga secara beruntun untuk pertama kalinya sejak Maret 2025 ketika tim masih ditangani oleh pelatih Sergio Conceicao.
Analisis Redaksi
Statistik pertemuan di San Siro membuktikan bahwa tim tamu asal Friuli ini bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh oleh skuad kita.
Kewaspadaan tingkat tinggi harus diterapkan sejak peluit babak pertama dibunyikan agar tim tidak kembali terjerumus ke dalam lubang kekalahan beruntun yang sudah lama tidak terjadi.
Semoga para pemain mampu tampil maksimal di hadapan publik sendiri dan menjaga tradisi mulus tak kebobolan demi mengamankan poin absolut.





