BeritaKonferensi Pers

Komentar Pasca-Laga: Allegri Jelaskan Kenapa Füllkrug Belum Jadi Starter Meski Selalu Cetak Gol

×

Komentar Pasca-Laga: Allegri Jelaskan Kenapa Füllkrug Belum Jadi Starter Meski Selalu Cetak Gol

Sebarkan artikel ini
Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri

Kemenangan tipis 1-0 atas Lecce di San Siro disambut dengan kepuasan mendalam oleh Massimiliano Allegri. Pelatih AC Milan itu memuji mentalitas pasukannya yang tidak panik meski menghadapi pertahanan rapat lawan.

Berbicara kepada DAZN dan MilanTV, Allegri membahas berbagai topik mulai dari dampak pemain pengganti, kualitas Adrien Rabiot, hingga hitung-hitungan matematis menuju target musim ini.

Füllkrug dan Seni Pergantian Pemain

Gol Füllkrug adalah gol ke-6 yang dicetak oleh pemain pengganti Milan musim ini. Bagi Allegri, ini bukti kedalaman skuad.

  • Mengapa Tidak Starter?: Allegri menjelaskan bahwa Füllkrug baru pulih dari cedera ringan dan belum banyak berlatih. “Dia adalah solusi penting untuk tahap akhir pertandingan… Dia pria dengan antusiasme yang luar biasa.”
  • Taktik Menyerang: Allegri yakin Füllkrug bisa bermain bersama Leao dan Pulisic di masa depan, namun tim harus lebih sabar dan tidak terburu-buru di 20 meter terakhir.

Pujian untuk Rabiot dan “Lapis Kedua”

Adrien Rabiot
Adrien Rabiot

Allegri memberikan pujian tertinggi untuk Adrien Rabiot, jenderal lini tengahnya.

“Dia (Rabiot) adalah pemain yang cocok untuk final Liga Champions. Dia punya mesin spesial, dan di atas segalanya, atletis yang hebat.”

Selain itu, Allegri juga puas dengan performa pemain rotasi. Ardon Jashari dipuji karena intensitas dan dribelnya, sementara Samuele Ricci dinilai cerdas dalam memberikan perlindungan sekaligus tusukan vertikal.

Matematika Menuju Juara

Ketika ditanya kapan ia akan berhenti bicara soal “Target 4 Besar” dan mulai bicara Scudetto, Allegri memberikan jawaban matematis.

“Saat ini, peluang Liga Champions ada di angka 74 poin. Sementara peluang Scudetto ada di 86/88 poin… Juventus ada di peringkat 5 dengan 39 poin. Jika mereka mendapat lebih dari dua poin per pertandingan, angka aman Liga Champions akan naik,” jelasnya.

Kini, fokus Milan beralih ke jadwal berat berikutnya: tiga laga tandang beruntun melawan AS Roma, Bologna, dan Pisa.

Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.