Mengapa AC Milan begitu ngotot ingin memiliki stadion baru atau merenovasi total San Siro? Jawabannya terletak pada data finansial terbaru yang dirilis oleh Football Benchmark.
Studi peringkat pendapatan stadion klub-klub Eropa musim 2024-25 menunjukkan jurang pemisah yang sangat lebar antara Milan dan klub-klub elit benua biru. Meskipun berstatus raksasa, pendapatan hari pertandingan (matchday revenue) Rossoneri ternyata hanya cukup untuk masuk di posisi 17 besar.
Real Madrid Raja, Milan Tertinggal
Dampak dari stadion modern terlihat jelas pada Real Madrid. Berkat renovasi Santiago Bernabéu, mereka memuncaki daftar dengan pendapatan fantastis.
- Real Madrid (Peringkat 1): Menghasilkan €232,6 juta.
- AC Milan (Peringkat 17): Hanya menghasilkan €69,5 juta.
Perbedaannya sangat mencolok. Madrid menghasilkan hampir empat kali lipat pendapatan Milan hanya dari stadion. Klub-klub seperti Man Utd (€190,7 juta), Arsenal (€183 juta), dan PSG (€176,6 juta) juga jauh di atas Milan.
Kalah dari Inter dan Juventus
Di kancah domestik, Milan juga tertinggal dari rival utamanya.
- Inter Milan (Peringkat 9): Meraup €103,6 juta. Kesuksesan mereka mencapai final Liga Champions di siklus sebelumnya mendongkrak harga tiket dan okupansi.
- Juventus (Peringkat 19): Tepat di bawah Milan dengan €65,4 juta, namun mereka memiliki stadion sendiri yang lebih kecil.
“Studi ini juga menganalisis dampak pemasukan stadion terhadap total pendapatan… Real Madrid mendapatkan 20% dari total €1 miliar lebih mereka dari Bernabeu, sebuah angka yang menggarisbawahi pentingnya pendapatan stadion bagi klub elit.”
Data ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa proyek Stadion Baru (yang sedang digodok RedBird dan Oaktree) adalah kunci utama bagi Milan untuk memangkas jarak finansial dengan elit Eropa di masa depan.





