Kisah hidup Kakhaber Kaladze memang layak difilmkan. Dari menjadi pemain Georgia pertama yang menjuarai Liga Champions bersama AC Milan, hingga kini menjabat sebagai wali kota Tbilisi, ibu kota negaranya. Namun di balik semua pencapaian itu, ada satu benang merah yang tak pernah terputus: Milan.
Hal tersebut kembali terlihat dalam wawancara Kaladze bersama La Gazzetta dello Sport, di mana mantan bek Rossoneri itu mengaitkan kenangan masa lalu dengan Milan hari ini. Salah satu topik utama yang dibahas adalah Rafael Leao dan sosok pemain yang ia anggap sebagai “penerusnya” di lini belakang.
Kaladze Tegaskan: Leao Tak Tergantikan
“Saya tahu Leao banyak dikritik di Italia, tetapi dia sangat kuat, baik secara fisik maupun teknis. Saya menganggapnya sebagai elemen fundamental bagi Milan yang ingin kembali menang, tanpa ‘jika’ dan tanpa ‘tapi’.”
Kaladze menilai kritik yang kerap diarahkan kepada Leao sering kali mengabaikan dampak nyata sang winger di lapangan. Menurutnya, pemain Portugal itu adalah salah satu pilar utama dalam proyek kebangkitan Rossoneri.
- Leao dinilai krusial bagi ambisi juara Milan.
- Kekuatan fisik dan teknik jadi pembeda.
- Kritik tak mengurangi nilai strategisnya.
🔴⚫ Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.
👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee:
https://s.shopee.co.id/9AJ1hSuueb
Pavlovic Disebut Penerus Kaladze
Selain Leao, Kaladze juga menyebut satu nama yang menurutnya memiliki kemiripan gaya bermain dengannya.
“Penerus saya di Milan saat ini? Saya memilih Strahinja Pavlovic, karena dia kidal dan bermain dengan fisik seperti saya. Dia masih muda dan perlu berkembang dalam beberapa aspek, tetapi dia berada di jalur yang tepat.”
Penilaian ini menunjukkan betapa Kaladze melihat potensi besar pada bek muda Serbia tersebut, terutama dari sisi karakter dan pendekatan fisik dalam bertahan.
Analisis Redaksi
Pernyataan Kaladze memberikan sudut pandang berharga dari seorang legenda yang memahami tuntutan Milan. Pembelaannya terhadap Leao menegaskan betapa pentingnya pemain kunci dalam proyek ambisius, sementara penunjukan Pavlovic sebagai “erede” menunjukkan kepercayaan pada masa depan lini belakang Rossoneri. Di tengah kritik dan ekspektasi tinggi, suara dari mereka yang pernah membawa Milan ke puncak Eropa layak mendapat perhatian khusus.
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap ada di tahun 2026 ini, silakan Klik di sini.





