BeritaKonferensi Pers

Isi Lengkap Konferensi Pers Massimiliano Allegri Jelang Laga Melawan Genoa

×

Isi Lengkap Konferensi Pers Massimiliano Allegri Jelang Laga Melawan Genoa

Sebarkan artikel ini
Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri

Menjelang pertandingan melawan Genoa yang akan menjadi laga ke-200-nya sebagai pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri berbicara panjang lebar kepada awak media di Milanello. Sang Allenatore memberikan pembaruan krusial mengenai kondisi tim, target Scudetto, dan filosofi permainannya.

Berikut adalah poin-poin penting dari konferensi pers Allegri jelang laga Kamis malam, seperti dilansir dari MilanNews.

1. Berita Tim: Nkunku Absen, Leao-Pulisic Reuni

Kabar kurang sedap datang dari Christopher Nkunku. Penyerang Prancis itu dipastikan absen melawan Genoa karena masalah engkel.

  • Kondisi Nkunku: “Nkunku tidak akan tersedia besok (lawan Genoa). Kami berharap bisa memainkannya saat melawan Fiorentina, benturan di pergelangan kakinya masih mengganggunya.”
  • Leao & Pulisic Starter: Kabar baiknya, duo andalan Milan siap tampil sejak menit awal. “Jika semuanya berjalan lancar… mereka seharusnya berada di starting lineup. Mereka belum mencapai puncaknya, tapi semua orang harus bermain dengan baik sebagai tim.”
  • Füllkrug & Loftus-Cheek: Allegri mengonfirmasi Loftus-Cheek tersedia meski sempat latihan terpisah. Sementara Füllkrug dinilai “menunjukkan karakteristik yang tidak dimiliki tim lain” dan diharapkan bisa mencetak gol.

2. Matematika Scudetto: 86-88 Poin

Ditanya mengenai persaingan gelar juara, Allegri memberikan prediksi spesifik mengenai jumlah poin yang dibutuhkan untuk meraih Scudetto musim ini.

  • Kuota Juara: “Saya pikir kuota Scudetto adalah 86-88 poin… Juventus adalah tim yang kuat dan bisa mencapai itu.”
  • Fokus Tim: Allegri meminta timnya tetap membumi. “Kami harus menjaga kaki tetap di tanah… Pertandingan dimulai 0-0, kami tidak punya keuntungan hanya karena kami adalah Milan.”

3. Pujian untuk Veteran: Modric & Rabiot

Luka Modric Adrien Rabiot
Luka Modric Adrien Rabiot

Allegri memberikan apresiasi khusus kepada etos kerja Luka Modric dan Adrien Rabiot yang menjadi teladan bagi pemain muda.

“Membuat saya tertawa ketika dia (Modric) salah mengoper, dia marah pada dirinya sendiri dan meminta maaf. Dia contoh luar biasa… Bukan soal kualitas teknis, tapi gairah dan cinta yang harus dimiliki pemain zaman sekarang.”

Mengenai Rabiot, Allegri menambahkan: “Di sepak bola, ini soal jumlah pertandingan yang dimainkan. Ini hanya masalah pengalaman.”

4. Menjawab Kritik Gaya Main

Terkait kritik bahwa Milan sering “hoki” karena mencetak gol lewat tembakan pertama (seperti lawan Cagliari), Allegri menanggapinya dengan santai namun tegas.

  • Mentalitas Pembunuh: “Saya katakan pada anak-anak, karena saya makin tua, saya ingin mereka membuat saya menderita lebih sedikit (tertawa). Tapi, itu adalah kualitas penting. Mereka tahu setiap bola harus dimanfaatkan.”
  • Bursa Transfer: Allegri menegaskan ia “tidak mengharapkan apa-apa” dari pasar transfer Januari dan merasa sangat santai dengan skuad yang ada.

Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.