AC Milan kembali harus puas dengan satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Fiorentina di Stadio Artemio Franchi. Untuk kedua kalinya berturut-turut, Rossoneri membutuhkan gol penyeimbang di menit-menit akhir untuk menghindari kekalahan.
Hasil ini menjadi pukulan bagi ambisi Scudetto Milan. Kegagalan menaklukkan tim papan bawah (setelah Genoa) membuat posisi mereka rawan tertinggal lima poin dari Inter Milan, tergantung hasil laga Inter vs Napoli nanti.
Babak Pertama: Panggung Kegagalan Pulisic
Massimiliano Allegri melakukan enam perubahan pada susunan pemain, termasuk menurunkan Niclas Füllkrug dan Samuele Ricci sejak awal. Milan sebenarnya mendominasi babak pertama, namun penyelesaian akhir menjadi masalah besar.
- Hattrick Peluang Terbuang: Christian Pulisic memiliki setidaknya tiga peluang emas satu lawan satu dengan kiper David De Gea. Sayangnya, satu tembakan mengenai jaring luar, satu ditepis, dan satu lagi melebar.
- Koneksi Füllkrug: Striker Jerman itu tampil cukup baik sebagai pemantul bola, beberapa kali mengirim umpan kunci untuk Pulisic, namun tidak ada yang berbuah gol.
- Kartu Merah Pelatih: Tensi memanas di akhir babak pertama ketika pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, diusir wasit karena protes berlebihan.
Babak Kedua: Kebangkitan La Viola dan Gol Comuzzo
Situasi berbalik di babak kedua. Fiorentina keluar menyerang dan membuat Mike Maignan sibuk. Milan yang tertekan akhirnya jebol pada menit ke-66.
- Gol Pembuka: Melalui skema sepak pojok, Pietro Comuzzo memenangkan duel udara dan menyundul bola masuk ke tiang jauh. Milan 0-1 Fiorentina.
- Cedera Pavlovic & Perubahan Taktik: Strahinja Pavlovic mengalami cedera kepala serius dan harus diganti. Allegri memasukkan Christopher Nkunku dan mengubah formasi menjadi 4-3-3 super ofensif.
Penyelamat: Christopher Nkunku
Saat rekor tak terkalahkan Milan tampak akan berakhir, keajaiban datang di menit ke-90.
“Christopher Nkunku muncul di menit akhir untuk menembakkan umpan dari pemain pengganti lainnya, Youssouf Fofana. Bola masuk ke tiang dekat dan mengejutkan De Gea.”
Drama belum berakhir di situ. Di masa injury time, mantan pemain Milan, Marco Brescianini, nyaris memenangkan laga untuk Fiorentina, namun tembakannya menghantam mistar gawang. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.
Milan pulang dengan satu poin, namun performa melawan tim-tim kecil ini menjadi tanda bahaya besar bagi Allegri di paruh kedua musim.
Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.





