AC Milan sempat memimpin di Stadio Olimpico pada Minggu malam (Senin dini hari WIB), namun akhirnya harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan AS Roma.
Hasil ini membuat Inter Milan menjadi pemenang sebenarnya di akhir pekan ini, karena Nerazzurri kini unggul lima poin di puncak klasemen. Kendati demikian, pasukan Massimiliano Allegri berhasil memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 21 pertandingan di Serie A.
Babak Pertama: Maignan Penyelamat
Jujur saja, Roma mendominasi sebagian besar babak pertama. Tim tuan rumah langsung menggebrak lewat peluang Donyell Malen di detik ke-20, namun sepakannya masih lemah.
Malen terus menjadi teror, namun penyelesaian akhirnya mengecewakan. Mike Maignan tampil sigap, termasuk melakukan penyelamatan krusial di injury time babak pertama. Luka Modric juga melakukan tekel penyelamat (last-ditch tackle) yang luar biasa untuk memblok tembakan Zeki Celik.
Di sisi lain, Alexis Saelemaekers yang dicemooh fans mantan klubnya, tampil kesulitan dan akhirnya digantikan oleh Zachary Athekame di jeda babak.
Babak Kedua: Gol De Winter dan Drama Penalti
Meski tertekan, Milan justru mencuri gol pembuka. Berawal dari skema sepak pojok pendek, Luka Modric mengirimkan umpan silang melengkung yang sempurna ke tiang jauh.
- GOL (0-1): Koni De Winter menyambut umpan tersebut dengan sundulan tajam, mencetak gol perdananya untuk klub sekaligus membungkam Olimpico.
Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Davide Bartesaghi melakukan handball di dalam kotak penalti saat mencoba menghalau umpan silang.
- GOL (1-1): Lorenzo Pellegrini maju sebagai eksekutor dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau Maignan.
Di sisa laga, Allegri memasukkan Niclas Füllkrug, Christian Pulisic, dan Ruben Loftus-Cheek, namun skor imbang bertahan hingga peluit panjang. Satu poin yang patut syukuri mengingat jalannya pertandingan, namun menjadi peringatan bahwa Inter mulai menjauh.
Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.





