Dinamika di balik layar bursa transfer seringkali menyimpan cerita yang berbeda dari apa yang terlihat di permukaan. Laporan terbaru mengungkap fakta mengejutkan bahwa Zlatan Ibrahimovic adalah satu-satunya sosok di jajaran manajemen AC Milan yang berjuang untuk memulangkan Thiago Silva ke San Siro.
Pekan lalu, rumor berhembus kencang bahwa Massimiliano Allegri dan Ibrahimovic kompak menginginkan bek veteran Brasil tersebut. Namun, realitasnya Silva justru berlabuh ke FC Porto tanpa ada pergerakan nyata dari Milan. Kini, alasan di balik kepasifan Rossoneri mulai terkuak.
Zlatan vs Manajemen
Menurut laporan Marco Conterio dari TuttoMercatoWeb, narasi mengenai keinginan Allegri ternyata sedikit dibesar-besarkan. Sebenarnya, ide reuni ini adalah proyek solo Ibrahimovic.
- Peran Ibrahimovic: “Pemain Swedia itu adalah orang pertama yang menyebut Thiago Silva sebagai pilihan dan terus menawarkannya kepada manajemen.” Zlatan melihat nilai kepemimpinan dan pengalaman mantan rekannya itu.
- Penolakan Total: Conterio menyebutkan bahwa “seluruh manajemen” menolak ide tersebut. Mereka menilai investasi pada pemain berusia 41 tahun tidak sejalan dengan visi klub.
- Sikap Allegri: Bertentangan dengan rumor awal, laporan ini mengklaim bahwa “bahkan Allegri pun tidak mendukung kepindahan itu,” yang menjadi paku terakhir dalam peti mati transfer Silva.
Fokus ke Federico Gatti dan Pemain Muda
Penolakan terhadap ide Ibrahimovic menjelaskan mengapa Milan tidak pernah benar-benar membuat kemajuan dalam negosiasi dengan Silva, membiarkannya lepas ke Porto.
“Jelas, Rossoneri mengincar opsi yang lebih muda untuk posisi tersebut daripada pemain yang sudah berusia 41 tahun.”
Kini, fokus Milan beralih sepenuhnya ke target yang lebih sesuai dengan profil usia dan proyek jangka panjang, seperti bek Juventus, Federico Gatti, yang sedang dievaluasi sebagai tambahan potensial untuk lini belakang.
Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.





