Sebuah situasi yang sangat tidak nyaman sedang terjadi. Krisis performa striker AC Milan, Santiago Gimenez, semakin serius. Ia belum memenuhi harapan besar yang disematkan padanya.
Media Italia bahkan mulai melabelinya sebagai ‘satu-satunya yang gagal’ di dalam tim.
‘Satu-satunya yang Gagal’
Harian La Gazzetta dello Sport memberikan ulasan yang sangat keras. Mereka menyoroti performa buruk Gimenez. Surat kabar itu menyebut “kegigihan bisa sangat berbahaya”. Mereka merujuk pada keputusan Allegri yang terus memainkannya.
Di tengah rekan-rekannya yang mulai bersinar, Gimenez dianggap sebagai ‘satu-satunya yang gagal’. Ini adalah sebuah ulasan yang sangat tajam.

Tidak Terlibat dalam Gol
Kritik ini semakin diperkuat oleh data dari laga di Udine. I Rossoneri berhasil mencetak tiga gol. Total ada delapan pemain yang terlibat dalam proses terciptanya gol tersebut. Namun, striker utama seperti Gimenez sama sekali tidak terlibat. Gazzetta bahkan menyebutnya sebagai ‘penghalang untuk bermain’.
Waktu Semakin Menipis

Tekanan bagi pemain asal Meksiko ini semakin besar. Ia terus menyia-nyiakan peluang emas di depan gawang. Di sisi lain, para pesaingnya akan segera kembali. Christopher Nkunku sudah mulai mendapatkan ritme. Rafael Leao juga akan segera pulih dari cedera. Waktu bagi Gimenez untuk membuktikan diri kini semakin menipis.
Anekdot tentang striker mahal yang kesulitan di musim pertamanya di Serie A adalah cerita yang umum. Namun, kasus Santiago Gimenez terasa lebih rumit. Massimiliano Allegri telah memberikan dukungan publik yang luar biasa, sebuah hal yang jarang ia lakukan.
Kegagalan Gimenez untuk membalas kepercayaan ini sejauh ini menempatkan sang pelatih dalam posisi yang sulit. Kini, kesabaran, baik dari pelatih maupun penggemar, akan benar-benar diuji.
Terus ikuti perkembangan dan berita AC Milan terbaru hanya di Beritamilan.com.



