Permainan pikiran atau mind games adalah senjata andalan Antonio Conte, namun kali ini data finansial tampaknya tidak mendukung narasi “underdog” yang ia bangun. Pasca kemenangan Napoli atas Cremonese, Conte membuat pernyataan berani yang mengklaim timnya kalah jauh secara struktur dan finansial dibandingkan para rival utamanya.
Pelatih Napoli itu menyebut infrastruktur timnya belum siap dan menuding rival-rivalnya memiliki sumber daya yang jauh lebih besar. Namun, analisis mendalam dari Calcio e Finanza menggunakan data laporan keuangan terbaru justru membongkar fakta yang sebaliknya.
Klaim Conte vs Realita Data
Conte mencoba merendah dengan mengatakan bahwa kemenangan Napoli adalah sesuatu yang “luar biasa” karena kesenjangan finansial yang ada.
“Saya merasa Juventus, Inter, dan Milan memiliki struktur, kedalaman skuad, dan tagihan gaji yang lebih tinggi daripada klub-klub lain… Kita tidak boleh menutup mata dan bertindak seolah-olah kita berada di level yang sama dengan klub-klub tersebut.”
Namun, jika melihat Biaya Skuad (kombinasi gaji kotor + biaya amortisasi transfer), peringkat sebenarnya cukup mengejutkan:
- Juventus (Peringkat 1): Masih memegang biaya skuad tertinggi, namun keunggulannya mulai terancam.
- Napoli (Peringkat 2): Bertentangan dengan ucapan Conte, Napoli berada di posisi kedua. Investasi besar-besaran di dua musim panas terakhir dan metode amortisasi khusus membuat biaya skuad mereka melonjak tajam, bahkan jauh di atas €200 juta.
- Inter Milan (Peringkat 3): Total biaya skuad €196 juta. Inter adalah “Raja Gaji” dengan tagihan upah bersih €141 juta, namun biaya transfer (amortisasi) mereka rendah.
- AC Milan (Peringkat 4): Ternyata Rossoneri adalah yang paling “hemat” di antara empat besar. Milan memiliki keseimbangan antara gaji konservatif dan investasi transfer, namun totalnya sedikit di bawah Inter.

Milan: Efisien atau Pelit?
Data ini merevisi laporan bulan September yang sempat memperkirakan Milan lebih mahal dari Inter. Faktanya, kebijakan gaji ketat yang diterapkan manajemen membuat Milan berada di luar podium tim termahal.
Jadi, ketika Conte mengatakan Napoli harus bekerja keras untuk menutup kesenjangan, data justru menunjukkan bahwa secara finansial, Napoli-lah yang telah mengeluarkan sumber daya lebih besar daripada Milan dan Inter musim ini.
Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.





