Kegagalan Inter Milan melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah disingkirkan oleh Bodo/Glimt (lewat aksi heroik mantan pemain kita, Jens Petter Hauge) memang menjadi hiburan tersendiri bagi pendukung AC Milan. Namun, di balik tawa tersebut, ada ancaman nyata yang menanti persepakbolaan Italia, khususnya bagi skuad asuhan Massimiliano Allegri.
Jatah Ekstra Liga Champions Semakin Menjauh
Tersingkirnya sang pemuncak klasemen Serie A secara memalukan dari panggung Eropa membawa dampak fatal pada koefisien Ranking UEFA Italia. Seperti yang kita ketahui, dua negara dengan koefisien tertinggi di akhir musim akan mendapatkan satu jatah tambahan (slot kelima) untuk Liga Champions musim depan.
Sayangnya, absennya Inter untuk menyumbang poin di sisa kompetisi Eropa membuat Italia kini melorot ke posisi kelima dalam daftar Ranking UEFA, tertinggal dari Inggris, Jerman, Portugal, dan Spanyol. Artinya, peluang Serie A untuk mendapatkan jatah ekstra 5 tim di Liga Champions musim depan kini semakin menipis.
Update Ranking Koefisien UEFA Terbaru
Berikut adalah rincian klasemen sementara Ranking UEFA berdasarkan poin negara dan jumlah tim yang masih bertahan:
- 1. Inggris – 21.736 Poin (9 dari 9 tim masih bertahan)
- 2. Jerman – 17.214 Poin (6 dari 7 tim)
- 3. Portugal – 16.600 Poin (4 dari 5 tim)
- 4. Spanyol – 16.406 Poin (6 dari 8 tim)
- 5. Italia – 16.071 Poin (5 dari 7 tim)
- 6. Polandia – 14.125 Poin (3 dari 4 tim)
- 7. Prancis – 14.035 Poin (5 dari 7 tim)
- 8. Yunani – 12.500 Poin (3 dari 5 tim)
- 9. Siprus – 11.906 Poin (2 dari 4 tim)
- 10. Denmark – 11.750 Poin (1 dari 4 tim)
Situasi ini jelas menjadi lampu kuning bagi AC Milan. Tanpa adanya jatah kelima, maka persaingan untuk memperebutkan posisi 4 besar (Top 4) di Serie A akan menjadi laga hidup mati.
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans AC Milan yang butuh semangat baru dan ingin terus mendukung tim kebanggaan kita, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori tetap jadi pilihan paling pas buat nobar akhir pekan ini.
Analisis Redaksi
Inilah yang disebut dengan situasi simalakama. Di satu sisi, kita sangat menikmati momen di mana Inter Milan asuhan Chivu dipermalukan oleh Bodo/Glimt dan Jens Petter Hauge. Di sisi lain, kekalahan mereka merugikan poin UEFA untuk Italia.
Dengan Italia tertahan di posisi ke-5 klasemen UEFA, jaring pengaman bernama “peringkat kelima Serie A masuk Liga Champions” kemungkinan besar akan hangus. Bagi Allegri dan pasukannya, pesan ini sangat jelas: Tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan konyol seperti saat melawan Parma atau Como.
Milan saat ini berada di posisi kedua klasemen, namun Napoli, AS Roma, dan Juventus siap menyalip jika kita terus-terusan kehilangan poin. Mengamankan peringkat 4 besar kini adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Sisa musim ini akan menjadi ujian mental sesungguhnya bagi skuad Rossoneri!
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.





