Siapa sangka, Alexis Saelemaekers yang sempat “dibuang” ke Bologna dan AS Roma kini menjadi sosok tak tergantikan di AC Milan. Di bawah asuhan Massimiliano Allegri, pemain Belgia ini selalu menjadi starter dalam 22 pertandingan liga sejauh ini.
Dalam wawancara panjang dengan Corriere dello Sport pagi ini, Saelemaekers membeberkan rahasia kebangkitannya, pujian aneh untuk lawan, hingga pandangan jujurnya soal VAR.
Pujian Aneh: Como Rasa Barcelona
Salah satu kutipan paling mengejutkan adalah saat ia ditanya soal lawan tersulit musim ini. Bukan Inter atau Juventus, tapi Como.
“Como membuat saya terkesan. Mereka memainkan sepak bola penguasaan bola yang indah… Dalam proporsi yang tepat, itu mengingatkan saya pada Barcelona 2010.”
Filosofi Allegri: Menang di Atas Segalanya
Saelemaekers mengaku Allegri telah mengubah mentalitasnya. Pelatih asal Tuscan itu mengajarkan untuk selalu agresif dan fokus, bahkan saat tim harus bertahan dalam.
Ketika ditanya pilih main cantik atau menang, jawabannya tegas: “Menang. Kita hanya mengingat mereka yang menang.”
Jujur Soal Diving & VAR
Pemain berusia 26 tahun ini juga memberikan pandangan yang sangat jujur (dan mungkin kontroversial) tentang VAR dan perilaku pemain di kotak penalti.
“Jika Anda merasa disentuh di area penalti, seringkali Anda tidak tetap berdiri, Anda menjatuhkan diri… Terkadang Anda tetap di bawah lebih lama menunggu wasit memberikan perhatian.”
Tentang Teman Setim
Ia juga memuji rekan-rekannya:
- Luka Modric: “Rendah hati dalam pekerjaan sehari-hari meski sudah memenangkan segalanya.”
- Rafael Leao: “Mengalami pasang surut, tapi dia punya kualitas luar biasa.”
Bantu admin untuk mempertahankan website ini dengan cara Klik Disini!





