Berita

DIBALIK ‘CARDINALE DAY’: Akhir Era Elliott, Refinancing Comvest, dan Pesan Stabilitas untuk Allegri.

×

DIBALIK ‘CARDINALE DAY’: Akhir Era Elliott, Refinancing Comvest, dan Pesan Stabilitas untuk Allegri.

Sebarkan artikel ini
Gerry Cardinale
Gerry Cardinale

Rabu kemarin menjadi hari yang sibuk di Milanello dan Casa Milan. Untuk pertama kalinya dalam 513 hari, Gerry Cardinale, pemilik RedBird Capital, hadir langsung di pusat latihan AC Milan.

Biasanya, kedatangan pemilik yang jarang terlihat menandakan krisis. Namun kali ini berbeda. Cardinale datang membawa pesan positif, stabilitas, dan era baru kemandirian finansial klub.

Refinancing: Selamat Tinggal Elliott

“Gajah di pelupuk mata” yang menjadi topik utama adalah perubahan struktur utang klub. Cardinale memastikan langkah strategis untuk melunasi Vendor Loan kepada Elliott Management (pemilik sebelumnya).

  • Mitra Baru: RedBird mengalihkan utang sisa sebesar €489 juta (plus bunga) kepada Manulife Comvest, grup investasi asal Kanada.
  • Keuntungan: Langkah ini memberikan Milan otonomi penuh. Pengaruh Elliott di dewan direksi akan berakhir, dan Milan mendapatkan suku bunga pinjaman yang lebih rendah.
  • Bukan Penjualan Saham: Ini membantah rumor bahwa Cardinale akan menjual saham minoritas ke investor Arab. Ini murni restrukturisasi utang agar klub lebih sehat.

Nasib Giorgio Furlani & Manajemen

Perubahan pemberi pinjaman sempat memicu rumor bahwa CEO Giorgio Furlani (yang punya kedekatan dengan Elliott) akan diganti. Namun, laporan terbaru membantah hal tersebut.

“Pesan dari atas jelas: tidak perlu khawatir, bisnis berjalan seperti biasa (business as usual)… Tidak ada perubahan manajerial besar yang diharapkan.”

Furlani kini dianggap sebagai “orang RedBird” dan akan tetap menjabat demi kontinuitas. Selain itu, penasihat kepercayaan Cardinale, Massimo Calvelli, akan memegang peran kunci sebagai penghubung antara klub dan pemilik.

Pertemuan dengan Allegri & Ibra

Di sisi olahraga, Cardinale bertemu dengan Massimiliano Allegri, Zlatan Ibrahimovic, dan Igli Tare. Pembahasannya jelas: Apresiasi atas performa tim yang tak terkalahkan dalam 20 laga dan menjaga mimpi Scudetto tetap hidup.

Cardinale juga sempat bertemu Presiden Paolo Scaroni untuk membahas proyek stadion baru (bersama Inter) yang desainnya sedang dikerjakan oleh Foster & Partners.

Sore harinya, Cardinale langsung meninggalkan Milan dan tidak akan menonton laga melawan AS Roma. Namun, misinya sudah selesai: Memberikan ketenangan dan kepastian bahwa Milan berada di tangan yang tepat.

Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.