Deretan Pemain Muslim Yang Pernah Berseragam Rossoneri

Berita AC Milan
Photo: instagram @ismaelbennacer

Berita AC Milan – Bulan April 2022 menjadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim sedunia karena di waktu tersebut sudah memasuki Ramadhan. Para pesepakbola yang beragama Muslim juga merasa antusias dengan datangnya bulan Ramadhan dan menjalankan kewajiban untuk berpuasa selama 30 hari penuh.

AC Milan mempunyai beberapa pemain yang saat ini sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan saat ini yaitu Ismael Bennacer, Rade Krunic dan Tiemoue Bakayoko. Selain ketiga pemain tersebut, ada beberapa pemain muslim yang pernah memperkuat Rossoneri beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Penasaran siapa saja mereka? Berikut ini beritamilan.com akan membahas tentang sederet pemain Muslim yang pernah memperkuat AC Milan.

Sulley Muntari

muntari
AFP

Sulley Muntari merupakan seorang pemain Muslim yang pernah memperkuat AC Milan pada periode 2012-2015. Saat ini pemain berumur 37 tahun itu masih aktif bermain walaupun sempat berhenti pada pertengahan 2019 sampai awal 2022 lalu.

Kini Sulley Muntari memperkuat tim lokal di negaranya, Hearts of Oak dan sudah bermain sebanyak enam kali di Liga Ghana. Ketika masih berseragam Rossoneri, ia sempat mengoleksi 13 gol dan lima assist dalam 83 penampilan.

Philippe Senderos

Philippe Senderos
Ist

Philippe Senderos memutuskan untuk memeluk agama Islam pada tahun 2012 lalu saat dirinya masih memperkuat Fulham. Pria berkebangsaan Swiss itu sudah pensiun sebagai pesepakbola sejak tahun 2020 lalu ketika menginjak usia 34 tahun.

Ia pernah memperkuat Rossoneri pada musim 2008/09, dengan status pinjaman dari Arsenal. Selama memperkuat AC Milan, Philippe Senderos mencatatkan 20 penampilan di musim tersebut.

Asmir Begovic

Asmir Begovic
Twitter @Asmir1

Kiper berkebangsaan Bosnia-Herzegovina ini juga merupakan seorang pemain muslim yang pernah memperkuat AC Milan, lebih tepatnya tahun 2020 lalu. Asmir Begovic hanya berstatus pemain pinjaman dari Bournemouth saat berseragam Rossoneri.

Ia hanya bermain dua kali dan tiga kali kebobolan ketika bermain untuk AC Milan selama setengah musim. Sekarang, Asmir Begovic masih aktif sebagai pesepakbola dan tengah memperkuat klub Inggris yakni Everton.

M’Baye Niang

M'Baye Niang Akan ke Liga Inggris dari AC Milan - Tribunnews.com Mobile

Pemain yang kini memperkuat Bordeaux itu merupakan mantan pemain Muslim yang pernah memperkuat AC Milan pada periode 2012-2019. Akan tetapi, M’Baye Niang lebih sering dipinjamkan ke klub lain oleh Rossoneri dalam periode tersebut seperti Montpellier, Genoa, Watford dan Torino.

Saat ini M’Baye Niang masih berumur 27 tahun dan terus berusaha untuk bisa mendapatkan waktu bermain reguler di tim utama Bordeaux. Pemain berkebangsaan Senegal itu lebih sering masuk sebagai pemain pengganti dan telah mencatatkan 17 penampilan di Ligue 1 2021/22.

Hakan Calhanoglu

Gelandang AC Milan Hakan Calhanoglu Ingin Gajinya Naik Jadi Rp 86,5 M per  Musim - Bola Tempo.co

Besar di negara yang penduduknya mayoritas Muslim, Hakan Calhanoglu juga menjadi salah satu pemain yang beragama Islam dan pernah memperkuat AC Milan. Musim 2021/22 ini ia baru saja pindah ke tim rival, Inter Milan setelah kontraknya bersama Rossoneri habis pada akhir musim 2020/21 lalu.

Hakan Calhanoglu telah bermain untuk AC Milan sebanyak 172 penampilan dengan koleksi 32 gol serta 48 assist dalam kurun waktu empat musim. Di musim 2021/22 ini, pemain berumur 28 tahun tersebut telah mencetak tujuh gol dan sembilan assist untuk Inter Milan di semua kompetisi.

Clarence Seedorf

Clarence Seedorf Umumkan Menjadi Mualaf | Tempo.co | LINE TODAY

Clarence Seedorf baru saja memeluk agama Islam setelah dirinya diyakinkan oleh istrinya untuk menjadi seorang mualaf. Ramadhan tahun ini menjadi pengalaman berharga bagi Clarence Seedorf, karena ia akan mencoba pengalaman berpuasa untuk pertama kali dalam hidupnya.

Pria yang lahir di Suriname itu memperkuat AC Milan sekitar satu dekade dan memenangkan sembilan gelar dalam kurun waktu tersebut. Pada periode 2002-2012, Clarence Seedorf sudah bermain sebanyak 432 pertandingan dengan catatan 62 gol serta 73 assist untuk Rossoneri.

Adel Taarabt

Taarabt: Waktu Saya Terbuang di QPR : Okezone Bola

Pemain Muslim berkewarganegaraan Maroko, Adel Taarabt pernah berseragam Rossoneri selama enam bulan pada musim 2013/14. Pada saat itu, ia merupakan pemain yang dipinjam oleh AC Milan dari salah satu klub Inggris yakni QPR.

Sebanyak 16 pertandingan telah dimainkan oleh Adel Taarabt bersama AC Milan dengan koleksi empat gol dan dua assist. Saat ini pemain berumur 32 tahun tersebut masih aktif bermain dan sekarang dirinya tengah terikat kontrak bersama klub Portugal, Benfica sampai tahun 2023 mendatang.

Adil Rami

Adil Rami: Hormat Saya untuk AC Milan - MerahPutih

Orang tua Adil Rami berasal dari Maroko, oleh sebab itu ia merupakan salah satu pesepakbola yang beragama Islam. Pemain yang kini berusia 36 tahun tersebut masih aktif berkarier sebagai pesepakbola dan kini tengah memperkuat tim Prancis, Troyes.

Adil Rami pernah memperkuat AC Milan meskipun hanya dalam waktu yang singkat, yakni di musim 2014/15 saja. Selama berseragam Rossoneri, ia mencatatkan 44 penampilan dengan total empat gol serta tiga assist.

Kevin Constant

Constant-Milan, calciomercato in uscita fermo: "Nessuno, per ora, mi ha  chiamato" | Goal.com

Kevin Constant merupakan pemain Muslim yang pernah bermain untuk AC Milan pada tahun 2012-2014. Pemain yang bisa bermain di posisi bek kiri dan gelandang tengah ini telah mencatatkan 57 penampilan dan tiga assist untuk Rossoneri.

Djamel Mesbah

Milan Obsession: Djamel Mesbah: Man of Mystery

Djamel Mesbah bermain sebanyak 14 pertandingan dan jadi salah satu pemain Muslim yang pernah memperkuat AC Milan pada tahun 2012. Nama pemain berkebangsaan Aljazair ini jarang didengar oleh pencinta sepakbola karena ia lebih banyak bermain untuk tim-tim menengah ke bawah seperti Lecce, Parma, Livorno, Sampdoria dan Crotone.

Umit Davala

Para Pembelot yang Pindah dari AC Milan ke Inter Milan - bolaskor.com

Umit Davala punya beberapa kesamaan dengan Hakan Calhanoglu, yang pertama keduanya sama-sama berkebangsaan Muslim dan berkewarganegaraan Turki. Lalu kesamaan berikutnya adalah pergi meninggalkan AC Milan untuk bergabung ke Inter Milan.

Tetapi, Umit Davala berbeda dengan Hakan Calhanoglu yang memainkan banyak pertandingan saat berseragam Rossoneri. Karena Umit Davala hanya tampil sebanyak 14 kali saja pada musim 2001/02 bersama AC Milan.

Bakaye Traore

Bakaye Traoré - Player profile | Transfermarkt

Pemain berkebangsaan Mali ini pernah bermain untuk AC Milan pada musim 2012/13 setelah didatangkan gratis dari tim Prancis, AS Nancy. Bakaye Traore telah bermain sebanyak sembilan kali untuk Rossoneri, sebelum akhirnya dilepas ke klub Turki yakni Bursaspor pada tahun 2014.

Aliyu Datti

Mohamed Aliyu Datti - Stats and titles won

Aliyu Datti pernah menjadi bagian AC Milan pada tahun 1999-2002. Ia hanya bermain sebanyak tiga kali saja sebelum memperkuat Siena pada musim 2002/03

Hachim Mastour

Hachim Mastour, Talenta Muda yang Bikin AC Milan Merasa Ditipu : Okezone  Bola

Hachim Mastour adalah salah satu pemain Muslim yang memulai karier sebagai pesepakbola di akademi AC Milan, lebih tepatnya tahun 2012 lalu. Di tahun 2014, ia dipromosikan ke tim utama namun belum mencatatkan satupun pertandingan bersama Rossoneri.

Sekarang pemain berumur 23 tahun tersebut belum memiliki klub setelah bermain untuk Carpi musim lalu.

Ismael Bennacer

Berita AC Milan
Photo: instagram @ismaelbennacer

Gelandang enerjik asal Aljazair ini saat ini masih aktif bermain untuk AC Milan. Perannya akan semakin fundamental pada musim depan seiring dengan kepergian Franck Kessie di musim panas nanti.

Bennacer adalah sosok pemain muslim yang taat dan beberapa kali kedapatan mengunggah kegiatan keagamaannya via akun media sosial. Pribadinya yang kalem dan pekerja keras membuatnya menjadi salah satu pemain favorit Milanisti saat ini.

Itulah sederet pemain-pemain Muslim yang pernah memperkuat AC Milan, walaupun ada beberapa yang tidak banyak mendapatkan kesempatan untuk bermain. Meskipun begitu, merupakan sebuah kebanggaan bagi mereka masing-masing karena bisa bergabung dengan salah satu tim terbaik Eropa dalam sejarah sepakbola.

Semoga Ramadhan tahun ini bisa menjadi berkah tersendiri bagi pemain-pemain tersebut maupun bagi diri kita sendiri. Sebab di bulan penuh berkah ini, semua orang tentu mengharapkan hal-hal baik untuk diri sendiri dan orang-orang terdekat.

Pos terkait