Antonio Conte kembali menjadi sorotan setelah mengangkat isu padatnya jadwal pertandingan Serie A, sembari melontarkan sindiran kepada pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri.
Pelatih Napoli tersebut berbicara kepada media usai menerima penghargaan Panchina d’Oro sebagai pelatih terbaik Serie A musim 2024/25, dalam acara yang digelar di Florence.
Conte: Semua Sepakat, Tapi Tak Ada Tindakan
Dalam pernyataannya, Conte menegaskan bahwa masalah kepadatan jadwal sudah lama disadari banyak pihak, namun tidak pernah benar-benar ditangani.
“Saya pikir kita semua sepakat. Masalahnya adalah sulit untuk benar-benar bersuara dan mengambil sikap, karena semua orang berbicara, tapi pada akhirnya tidak ada yang melakukan apa pun. Itu kenyataannya,” ujar Conte, dikutip FcInter1908.
Pelatih Napoli itu juga menyinggung peran institusi sepak bola yang dinilainya tidak cukup tegas.
“Ada institusi yang seharusnya menangani hal-hal ini. Federasi Jerman sempat mencoba mengambil sikap, tetapi tidak bisa bertindak sendiri. Di Serie A, semua sepakat ini masalah besar—termasuk media—karena terlalu banyak pertandingan dan risikonya tinggi. Namun pada akhirnya, tidak ada yang dilakukan,” lanjutnya.
Sindiran untuk Allegri
Pernyataan Conte ini muncul tak lama setelah Massimiliano Allegri menggelar konferensi pers jelang laga Serie A melawan Bologna. Dalam kesempatan tersebut, pelatih Milan menegaskan bahwa solusi bukanlah tanggung jawab para pelatih.
Menanggapi hal tersebut, Conte melontarkan komentar singkat namun bernada sindiran.
“Saya tidak tahu apa yang dikatakan Allegri dalam konferensi persnya. Yang jelas, tahun ini dia tidak bermain terlalu banyak,” ucap Conte.
Napoli dan Masalah Cedera
Sepanjang musim ini, Napoli memang harus menghadapi banyak masalah cedera yang memperumit situasi mereka di tengah jadwal padat.
- Kevin De Bruyne
- Frank Zambo Anguissa
- Billy Gilmour
- David Neres
- Romelu Lukaku
Kekhawatiran sempat muncul terkait kondisi Giovanni Di Lorenzo, yang awalnya diduga mengalami cedera serius. Namun hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan cedera lutut tingkat dua tanpa perlu operasi, dan sang bek diperkirakan kembali bermain pada pertengahan Maret.
Optimisme di Tengah Tekanan
Kabar baik terkait kondisi Di Lorenzo dan penghargaan yang diterimanya sedikit meredakan ketegangan yang dialami Conte dalam beberapa hari terakhir.
“Optimisme tidak boleh pernah hilang. Dalam pertandingan ada tekanan pekerjaan dan akumulasi kelelahan yang sulit disembunyikan. Tapi kita harus tetap optimistis dan mencoba mencari solusi, bahkan di saat-saat tersulit,” tutup Conte.
BeritaMilan.com dikelola secara independen dan bergantung pada dukungan pembaca untuk biaya operasional serta perawatan website.
Jika Anda ingin membantu menjaga keberlangsungan situs ini, silakan
klik di sini.





