Ketegangan antara kelompok suporter garis keras dan pihak berwenang kini memasuki babak baru yang lebih serius jelang laga kandang AC Milan. Kelompok suporter legendaris, Club Old Clan, secara resmi memutuskan untuk bergabung dengan aksi protes Curva Sud akhir pekan ini.
Larangan terhadap spanduk ‘Sodalizio Rossonero’ pada laga derby pekan lalu telah memicu gelombang solidaritas yang tak terduga di kalangan fans. Curva Sud sebelumnya telah merilis pernyataan keras yang menyudutkan manajemen klub karena merasa tidak mendapatkan dukungan yang layak dalam situasi represif ini.
Old Clan Tarik Diri dari Tribun
Akibat situasi spanduk yang dianggap tidak adil tersebut, Club Old Clan mengambil langkah drastis dengan menarik atribut identitas mereka dari tribun. Dalam pernyataan resmi yang dikutip MilanNews, mereka menegaskan bahwa spanduk mereka akan hilang untuk sementara waktu sebagai bentuk perlawanan nyata.
“Mulai besok, spanduk Old Clan tidak akan lagi dipajang hingga pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan ini menyusul larangan yang diberlakukan oleh pihak berwenang untuk memajang spanduk SODALIZIO di tribun kami.”
Kelompok tersebut menilai tindakan pelarangan ini tidak memiliki dasar yang kuat dan justru berpotensi merusak budaya suporter. Mereka menyindir pihak berwenang yang dianggap tidak memahami nilai di balik sebuah nama kelompok.
“Tindakan tersebut, yang tidak bermotivasi dan tidak dapat dibenarkan, mungkin bertujuan untuk menghancurkan tribun itu sendiri. Para pemuda, dengan ironi yang tajam, menunjukkan bahwa di balik sebuah akronim terdapat partisipasi dan semangat—nilai-nilai yang tak tergoyahkan oleh larangan apa pun.”

Lebih dari Sekadar Spanduk
Old Clan menegaskan bahwa eksistensi mereka didasarkan pada ikatan persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun, bukan sekadar kain yang dipajang. Absennya spanduk fisik tidak akan mengubah esensi dari kelompok yang telah berdiri lebih dari 40 tahun ini.
“Old Clan didasarkan pada persahabatan yang telah mengikat sekelompok orang selama lebih dari 40 tahun. Old Clan adalah tentang merasakan emosi dan mewariskannya kepada anak-anak kita. Old Clan adalah tentang berkontribusi bersama dalam berbagai inisiatif amal. Old Clan lebih dari sekadar spanduk, dan oleh karena itu, memajangnya atau tidak, tidak mengubah apa pun bagi realitas kita.”
Menutup pernyataan mereka, Old Clan melontarkan kritik pedas kepada pihak-pihak yang dianggap hidup dalam korupsi. Atmosfer San Siro akhir pekan ini diprediksi akan sangat berbeda dengan meluasnya aksi protes ini.
“Sungguh memalukan bagi mereka yang hidup di dunia hantu yang hanya dihuni oleh korupsi. Sungguh memalukan. Bagi mereka. Kami tetap maju, bangga akan keberadaan kami!”
1. Apa itu Old Clan?
Old Clan adalah salah satu kelompok suporter historis AC Milan yang sangat dihormati. Sesuai namanya, kelompok ini berbasis pada ikatan persahabatan jangka panjang (seperti yang disebutkan dalam artikel sebelumnya, ikatan mereka sudah terjalin lebih dari 40 tahun).
-
Nilai Utama: Mereka lebih mengedepankan nilai persaudaraan, tradisi, dan sering terlibat dalam kegiatan amal. Mereka adalah representasi dari suporter “lawas” yang setia namun tidak selalu identik dengan gaya militan ultras modern.
-
Lokasi: Mereka biasanya menempati tribun Primo Anello Blu (Cincin Biru Tingkat 1), yaitu bagian tribun yang berada tepat di bawah Curva Sud.
2. Apa itu Curva Sud Milano?
Curva Sud Milano adalah organisasi payung (induk) yang menaungi seluruh gerakan ultras AC Milan saat ini. Sejak tahun 2010, sebagian besar kelompok ultras bersejarah (seperti Fossa dei Leoni dan Brigate Rossonere) melebur menjadi satu identitas di bawah bendera Curva Sud Milano agar lebih bersatu.
-
Fungsi: Mereka adalah “mesin” utama dukungan di stadion. Mereka yang mengatur nyanyian (chants), koreografi (tifo), dan mengibarkan bendera raksasa.
-
Lokasi: Mereka menempati Secondo Anello Blu (Cincin Biru Tingkat 2), bagian atas tribun selatan yang menjadi pusat kebisingan di San Siro.
Perbedaan Utama
| Fitur | Curva Sud Milano | Club Old Clan |
| Posisi di Stadion | Secondo Anello Blu (Tingkat 2) – Atas. | Primo Anello Blu (Tingkat 1) – Bawah. |
| Sifat Organisasi | Markas besar/Induk Ultras yang militan dan terorganisir secara massal. | Komunitas yang lebih berbasis pada persahabatan lama dan tradisi. |
| Fokus Utama | Koreografi, chants tanpa henti, dan aksi visual masif. | Solidaritas, amal, dan menjaga nilai-nilai sejarah suporter. |
| Status Saat Ini | Menjadi target utama restriksi/larangan polisi (kasus spanduk Sodalizio). | Bergabung dalam aksi solidaritas untuk memprotes perlakuan terhadap Curva Sud. |
Meskipun mereka duduk di tingkat tribun yang berbeda (atas dan bawah), Old Clan dan Curva Sud memiliki hubungan yang sangat erat. Keputusan Old Clan untuk menarik spanduk mereka adalah bentuk solidaritas tingkat tinggi, menunjukkan bahwa protes ini bukan hanya urusan “anak-anak ultras” di tribun atas, tapi juga didukung oleh para senior di tribun bawah.
Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.




