“Di mana Rocchi?!” Mari kita pinjam teriakan penuh amarah Massimiliano Allegri pada malam Final Coppa Italia 2024 silam untuk menanyakan ke mana perginya Gianluca Rocchi, Kepala Komite Wasit (AIA) Italia saat ini. Sudah beberapa bulan ia tidak lagi tampil di program Open VAR di DAZN dan seolah gagal mengendalikan situasi perwasitan yang dari minggu ke minggu semakin terasa aneh dan tak masuk akal.
Dan awas, kita menggunakan kata “aneh dan tak masuk akal” bukan semata-mata karena keputusan tersebut merugikan AC Milan, melainkan karena dialog wasit yang disiarkan di Open VAR baru-baru ini menunjukkan kekacauan yang luar biasa di dalam Ruang VAR (Lissone).
Babilonia Komunikasi di Ruang VAR
Dalam tayangan Open VAR tersebut, terungkap sebuah “pembunuhan” terhadap wibawa wasit utama. Dua petugas VAR terdengar berbicara saling tumpang tindih, membuat bingung rekan mereka yang berada di lapangan (Marco Piccinini), dan terus bersikeras untuk memutuskan keputusan menggantikan sang wasit utama. Puncaknya, mereka terdengar mendesah lega dengan mengucapkan kata “Bagus” (Bene) saat Piccinini akhirnya mengumumkan bahwa gol Troilo sah.
Lantas, di mana Rocchi? Mengapa bukan dia yang mengambil tanggung jawab untuk menjelaskan bagaimana—untuk kesekian kalinya—Ruang VAR yang justru mengambil keputusan final? Sang ketua wasit selalu berdalih bahwa keputusan akhir ada di tangan wasit lapangan. Namun, transkrip yang beredar membuktikan bahwa ruang Lissone telah menjadi “Babilonia Komunikasi” yang penuh dengan tekanan tak kasat mata.
Bukan Kesalahan Jelas (Clear and Obvious Error)

Inti perdebatannya bukanlah pada keputusan itu sendiri—karena penilaian pelanggaran terkadang subjektif—tetapi pada proses yang mengarah pada keputusan tersebut. Wasit Piccinini, hingga detik-detik terakhir On-Field Review (OFR) yang kacau balau itu, awalnya sangat yakin bahwa Valenti telah melakukan pelanggaran terhadap Mike Maignan.
“Ruang VAR praktis meyakinkan Piccinini—kami tidak ingin menulis kata memaksa—untuk mengubah pikirannya. Mereka membuat segalanya menjadi lebih kabur dengan memasukkan isu offside geografis yang membuat wasit pertandingan yang sudah gugup menjadi semakin kehilangan arah.”
Di dunia yang ideal, episode Open VAR hari ini seharusnya digunakan sebagai contoh edukasi tentang bagaimana TIDAK melakukan pemeriksaan VAR. Pertama, tidak ada “kesalahan yang jelas dan nyata” (clear and obvious error) dari wasit, sehingga panggilan ke monitor VAR itu sendiri sudah melanggar protokol! Kedua, pihak Lissone memutuskan menggantikan wasit lapangan yang sebenarnya sudah mengambil keputusan awal (meniup peluit pelanggaran).
Boleh saja kita menahan diri untuk tidak selalu berperang dengan dunia perwasitan, tetapi sebagai imbalannya, kita berhak menuntut keseriusan dan kejujuran. Program Open VAR seharusnya mengedukasi, bukan mencari pembenaran atas kesalahan konyol. Sekali lagi pertanyaannya bergaung: Di mana Rocchi?
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans AC Milan yang butuh semangat baru dan ingin terus mendukung tim kebanggaan kita, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori tetap jadi pilihan paling pas buat nobar akhir pekan ini.
Analisis Redaksi
Bocornya rekaman ini adalah tamparan keras bagi kredibilitas Serie A. Ketakutan kita selama ini terbukti benar: wasit di lapangan hanyalah boneka yang dikendalikan oleh orang-orang di depan monitor ruang VAR. Jika wasit lapangan (Piccinini) sudah yakin ada pelanggaran terhadap kiper, untuk apa VAR memanggilnya jika bukan untuk memaksakan “opini” mereka sendiri?
Lebih memalukan lagi, Gianluca Rocchi sebagai orang nomor satu di kepengurusan wasit justru “menghilang” dari televisi saat anak buahnya melakukan blunder prosedural tingkat dewa. AC Milan telah dirampok kemenangannya bukan karena tim lawan bermain lebih hebat, tetapi karena protokol VAR telah dilanggar secara terang-terangan dari dalam tubuh operator liga itu sendiri. Jika setelah bukti ini rilis manajemen Milan masih memilih diam, maka kita benar-benar dalam masalah besar.
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.





