Christopher Nkunku akhirnya membungkam para peragu dengan cara yang paling elegan di San Siro. Setelah namanya sempat dicemooh saat diumumkan dalam starting eleven melawan Hellas Verona, penyerang asal Prancis itu menjawab dengan dua gol krusial yang memastikan kemenangan AC Milan di laga penutup tahun 2025.
Musim ini memang berjalan sulit bagi Nkunku, yang sering dikritik karena kurang tajam di sepertiga akhir lapangan. Namun, sore ini ia tampil beda. Ia memenangkan penalti, mengeksekusinya dengan dingin, dan menambah satu gol lagi lewat tendangan voli indah di babak kedua.
Resep Kebangkitan: Tetap Positif
Dalam wawancara pasca-pertandingan dengan DAZN, Nkunku mengungkapkan kunci mentalitasnya dalam menghadapi masa-masa sulit.
- Dukungan Rekan Tim: “Anda hanya perlu tetap positif, bersama tim. Banyak rekan setim saya mendukung saya, seperti (Luka) Modric, dan bahkan pelatih.”
- Prioritas Tim: Meski menjadi bintang lapangan, ia tetap merendah. “Namun, yang terpenting adalah menang hari ini.”
Tentang Selebrasi Bola
Ada momen unik ketika pewawancara menyinggung bahwa Nkunku mungkin “tidak siap” mencetak dua gol karena hanya memegang satu bola. Jawaban Nkunku menunjukkan kerendahan hatinya.
“Saya hanya menggunakan satu bola, lalu jika saya mencetak dua atau tiga gol, perayaannya bersama tim.”
Tantangan Berikutnya: Kompetisi Memanas
Performa gemilang ini datang di saat yang tepat. Kompetisi di lini depan Milan akan semakin ketat minggu depan saat melawan Cagliari.
- Ancaman Füllkrug: Niclas Füllkrug kemungkinan besar sudah bisa masuk skuad dan siap debut.
- Kembalinya Leao: Rafael Leao juga diprediksi pulih dari cederanya.
Dengan dua gol ini, Nkunku setidaknya telah mengirim pesan kuat kepada Massimiliano Allegri bahwa ia siap bertarung memperebutkan satu tempat di lini serang Rossoneri.
Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.




