Tahun baru 2026 telah tiba, dan AC Milan menyambutnya dengan posisi yang sangat strategis dalam perburuan gelar juara. Dengan sisa lebih dari setengah musim, Rossoneri berada di jalur yang tepat untuk menantang Scudetto hingga akhir.
Pasukan Massimiliano Allegri menutup tahun dengan statistik yang mengesankan: 35 poin dari 16 laga, 10 kemenangan, dan rekor 15 pertandingan tak terkalahkan di liga. Lebih istimewa lagi, rekor head-to-head Milan melawan tim-tim zona Eropa adalah yang terbaik di Serie A. Namun, ujian sesungguhnya baru saja dimulai.
Januari – Februari: Jebakan Tim Kecil & Ujian Tandang
Awal tahun 2026 memberikan jadwal yang di atas kertas “menguntungkan”, namun justru di sinilah letak bahayanya mengingat rekor buruk Milan melawan tim papan bawah.
- Awal Ringan?: Perjalanan ke Cagliari, menjamu Genoa, dan tandang ke Fiorentina (yang sedang terpuruk di papan bawah) adalah peluang mendulang poin penuh. Namun, jadwal Genoa dan Fiorentina yang berdekatan (kurang dari 72 jam) akan menguji fisik pemain.
- Ujian Tandang: Laga tandang ke Como (15 Jan) disebut sebagai ujian besar, disusul lawatan sulit ke markas AS Roma dan Bologna.
- Momentum Februari: Akhir Februari menawarkan kesempatan tancap gas dengan melawan Pisa, Parma, dan Cremonese. Ini adalah periode wajib sapu bersih.
Maret – April: “The Gauntlet” (Bulan Neraka)
Jika Milan ingin juara, mereka harus selamat melewati periode horor di bulan Maret dan April. Rentetan pertandingannya sangat brutal:
- Derby della Madonnina: Menjamu Inter Milan di San Siro.
- Big Match Beruntun: Tandang ke Lazio, menjamu Torino, dan tandang ke markas juara bertahan Napoli.
April – Mei: Sprint Terakhir
Setelah melewati badai Maret, Milan akan menghadapi laga kunci melawan Juventus pada 26 April. Setelah itu, jadwal relatif melunak.
“Musim berakhir dengan serangkaian pertandingan yang tidak terlalu buruk: Sassuolo tandang, Atalanta kandang, Genoa tandang, dan Cagliari kandang.”
Kuncinya sederhana: Milan sudah membuktikan diri tangguh melawan tim besar. Jika Allegri bisa memperbaiki mentalitas tim saat menghadapi lawan yang lebih lemah di bulan Januari dan Februari, impian mengangkat trofi di bulan Mei sangatlah realistis.
Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.




