Ketegangan pasca laga kontroversial Inter Milan vs Juventus ternyata merembet ke ranah yang jauh lebih serius dan berbahaya. Wasit Federico La Penna, yang menjadi sorotan karena kartu merah Pierre Kalulu, kini hidup dalam ketakutan.
Melansir laporan ANSA, La Penna telah resmi mengajukan laporan kepolisian setelah menerima serangkaian ancaman kematian. Situasi ini memancing reaksi keras dari Asosiasi Wasit Italia (AIA) yang mengutuk tindakan tersebut sebagai perbuatan kriminal.
“Apa yang terjadi pada Federico La Penna telah melampaui setiap batas kesopanan dan sportivitas.”
“Seorang wasit yang harus takut akan keselamatan keluarganya, istri dan putri-putrinya, karena keputusan yang diambil di lapangan adalah sesuatu yang harus membuat semua orang marah, tanpa membedakan warna seragam.”
– Francesco Massini, Wakil Presiden AIA (via ANSA)
Bukan Lagi Olahraga

Massini menegaskan bahwa ketika teror sudah menyasar keluarga, hal itu tidak lagi bisa disebut bagian dari dinamika olahraga. AIA berjanji akan memberikan perlindungan hukum penuh bagi anggotanya yang menjadi korban tindakan tercela ini.
“Ketika batas itu terlampaui, kita tidak lagi berada di dalam olahraga: kita berada di dalam sesuatu yang jauh lebih serius,” tambah Massini.
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.
Analisis Redaksi
Sebagai media yang meliput AC Milan, kami tentu sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit yang merugikan (terutama kartu merah Kalulu). Kritik keras terhadap kinerja La Penna adalah hal yang wajar dalam sepak bola.
Namun, ancaman terhadap nyawa dan keluarga adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar oleh siapa pun, entah itu Juventini, Interisti, atau Milanisti. Sepak bola harus tetap menjadi hiburan, bukan ladang kriminalitas. Biarkan La Penna dihukum secara profesional oleh AIA, bukan diteror oleh massa.
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.




