Berita

Analisis Tajam: Inter Milan Tersingkir Memalukan dari Eropa, Kabar Baik atau Petaka Bagi AC Milan?

×

Analisis Tajam: Inter Milan Tersingkir Memalukan dari Eropa, Kabar Baik atau Petaka Bagi AC Milan?

Sebarkan artikel ini
Inter
Inter

Kabar mengejutkan (dan sedikit menghibur) datang dari kancah kompetisi Eropa tengah pekan ini. Rival sekota AC Milan, Inter Milan, secara memalukan harus angkat koper dari ajang Liga Champions setelah dihancurkan oleh klub kejutan asal Norwegia, Bodo/Glimt, dengan agregat telak 2-5.

Melihat tetangga sebelah hancur lebur di kompetisi elit Eropa tentu memberikan sedikit kepuasan batin bagi para Milanisti, apalagi setelah Rossoneri melewati akhir pekan yang kelam saat ditekuk Parma. Namun, jika kita membedah situasi ini dengan kepala dingin, tragedi Bodo/Glimt ini justru membawa dampak yang sangat berbahaya bagi ambisi AC Milan di sisa musim Serie A.

Keuntungan Fisik Milan Menguap Sepenuhnya

Sebelumnya, salah satu harapan terbesar skuad asuhan Massimiliano Allegri untuk mengejar ketertinggalan 10 poin dari Inter adalah jadwal padat sang rival. Milan yang sudah tersingkir dari kompetisi Eropa dan Coppa Italia memiliki keuntungan besar karena hanya bermain satu kali dalam seminggu. Kita berharap skuad Inter asuhan Christian Chivu akan kehabisan bensin karena harus membagi fokus dan energi di Liga Champions.

Kini, keuntungan itu hangus tak bersisa. Tersingkirnya Inter membuat mereka tidak lagi memiliki “distraksi”. Nerazzurri kini memiliki jadwal yang sama longgarnya dengan Milan. Mereka bisa menurunkan Starting XI terbaik di setiap pertandingan Serie A tanpa perlu melakukan rotasi besar-besaran untuk menjaga kebugaran.

Pukulan Psikologis: Celah Sempit yang Wajib Dimanfaatkan

Satu-satunya sisi positif dari kehancuran Inter di tangan Bodo/Glimt adalah potensi guncangan mental (psikologis) di ruang ganti mereka. Kalah agregat 2-5 dari tim yang di atas kertas jauh di bawah mereka adalah sebuah penghinaan besar. Skuad Inter sangat mungkin mengalami krisis kepercayaan diri dalam satu atau dua pertandingan ke depan.

“Jika mental Inter sedang hancur lebur minggu ini, Milan WAJIB memanfaatkannya. Syarat mutlaknya: Rossoneri tidak boleh tersandung lagi dan harus menyapu bersih poin, dimulai dari laga tandang melawan Cremonese akhir pekan nanti.”

Jika Milan ikut-ikutan kehilangan poin di saat Inter sedang linglung, maka hancurnya mental sang rival tidak akan ada gunanya sama sekali.

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin terus mendukung tim di sisa musim yang krusial ini, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori tetap jadi pilihan paling pas buat nobar akhir pekan nanti.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Analisis Redaksi

Tragedi Bodo/Glimt ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, ini adalah aib tak terlupakan bagi Inter Milan. Di sisi lain, singa yang terluka dan hanya memiliki satu mangsa tersisa (Serie A) biasanya akan bermain jauh lebih buas, fokus, dan konsisten di kancah domestik.

Secara realistis, hasil ini membuat Inter bisa mengunci gelar Scudetto lebih cepat jika Milan tidak segera bangkit. Ini harus menjadi tamparan keras bagi manajemen Milan dan Allegri untuk berhenti bermimpi terlalu muluk dan segera mengalihkan fokus pada target yang paling darurat: Mengamankan posisi kedua dari kejaran Napoli dan AS Roma.

Jangan sampai kita terlalu asyik menertawakan tetangga yang jatuh, lalu lupa bahwa posisi kita sendiri sedang di ujung tanduk!

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.