Berita

Analisis: Milan Bertahan dengan “Kuku dan Gigi”, Scudetto Belum Milik Inter!

×

Analisis: Milan Bertahan dengan “Kuku dan Gigi”, Scudetto Belum Milik Inter!

Sebarkan artikel ini
Christian Pulisic, Inter, Derby, Scudetto
Christian Pulisic, Inter, Derby, Scudetto

Stefano Agresti, jurnalis senior La Gazzetta dello Sport, memberikan pandangannya mengenai kemenangan krusial AC Milan atas Pisa. Dalam analisisnya, ia tak segan menyebut Luka Modric sebagai pembeda utama di tengah keterbatasan skuad Rossoneri.

Agresti menilai bahwa secara kualitas dan kedalaman skuad, Milan asuhan Massimiliano Allegri masih kalah dibanding Inter Milan. Masalah kebugaran pemain kunci seperti Christian Pulisic dan Rafael Leao memaksa pelatih melakukan improvisasi taktik yang tidak selalu berjalan mulus.

“Milan asuhan Allegri tidak sekuat Inter, juga tidak sekomplet mereka. Milan jarang memberikan rasa superioritas yang menghancurkan seperti yang hampir selalu ditunjukkan Inter.”

“Mereka baru bisa keluar dari masalah hanya berkat fenomena bernama Modric itu.”

– Stefano Agresti, La Gazzetta dello Sport

Bertahan dengan “Kuku dan Gigi”

Meski tidak dominan, Milan berhasil menjaga jarak tetap 5 poin dari Inter. Semangat juang untuk terus menempel rival sekota inilah yang diapresiasi Agresti, meski harus diraih dengan susah payah.

“Milan, dengan kuku dan gigi, menjaga perebutan Scudetto tetap terbuka,” tulisnya. Jadwal yang lebih longgar (bermain seminggu sekali) dianggap sebagai keuntungan bagi Milan untuk menutupi kekurangan kedalaman skuad.

Pujian untuk Athekame dan Modric

Luka Modric
Luka Modric

Agresti juga menyoroti dua sosok beda generasi yang menjadi kunci kemenangan di Pisa. Zachary Athekame yang terus berkembang di sisi kanan, dan tentu saja Luka Modric yang menjadi penentu.

“Athekame tumbuh di setiap pertandingan… dan Modric hanyalah seorang juara sejati (fuoriclasse).”

“Seseorang yang tidak hanya memiliki pukulan jenius, tetapi mengeluarkannya ketika pada menit ke-85 Anda tidak dapat mencetak gol kemenangan.”

– Stefano Agresti

Analisis Redaksi

Pernyataan Agresti menegaskan bahwa Milan musim ini adalah tim yang “efisien” di tengah keterbatasan. Ketergantungan pada individu seperti Modric memang berisiko, namun itulah gunanya memiliki pemain bintang di dalam skuad.

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Yang menarik adalah pujian untuk Zachary Athekame. Bek muda ini mulai membuktikan diri sebagai aset masa depan yang menjanjikan, memberikan keseimbangan di saat para seniornya sedang berjuang dengan kebugaran.

Lima poin bukanlah jarak yang mustahil. Dengan mentalitas “kuku dan gigi” ini, Derby della Madonnina nanti bisa menjadi penentu sesungguhnya ke mana arah Scudetto akan berlabuh.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan hidup silakan Klik di sini.