Siapa lagi kalau bukan dia? Beberapa hari setelah merayakan ulang tahun ke-40, Luka Modric menjadi penentu kemenangan AC Milan. Gol tunggalnya berhasil menaklukkan Bologna dengan skor 1-0. Kemenangan ini diperjuangkan dengan sangat keras.
Menurut La Gazzetta dello Sport, tiga poin ini sepenuhnya layak didapatkan oleh Rossoneri.
Gol Bersejarah di Usia 40 Tahun
Harian La Gazzetta dello Sport menyoroti pencapaian luar biasa Modric. Ia menjadi pemain keenam dalam sejarah Serie A yang berhasil mencetak gol di usia 40 tahun atau lebih.
Ia bergabung dengan nama-nama legendaris seperti Piola, Vierchowod, Quagliarella, Costacurta, dan Ibrahimovic. Menariknya, empat dari enam pemain tersebut pernah mengenakan seragam Milan.

Babak Pertama yang Campur Aduk
Meskipun menang, performa I Rossoneri di babak pertama terbilang ‘aneh’. Serangan mereka lebih banyak bergantung pada inisiatif individu.
Mereka kesulitan menembus pertahanan rapat Bologna. Di sisi lain, Bologna sempat mendominasi penguasaan bola. Namun, mereka gagal menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Statistik akhir 7-0 untuk tembakan ke gawang menjadi bukti dominasi Milan.
Balas Dendam yang Tuntas
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan menyakitkan di final Coppa Italia musim lalu. Tiga poin ini juga mengangkat posisi Il Diavolo Rosso ke peringkat keenam klasemen sementara. Kini, penyesalan atas kehilangan poin saat melawan Cremonese di laga perdana semakin terasa.
Anekdot tentang para pencetak gol di atas usia 40 tahun menunjukkan sebuah tradisi unik di Milan. Klub ini tidak pernah takut untuk mengandalkan pengalaman para veteran.

Dari Billy Costacurta, Zlatan Ibrahimović, hingga kini Luka Modric, Rossoneri selalu menemukan cara untuk memadukan energi pemain muda dengan kebijaksanaan para senior. Gol Modric malam ini adalah bukti terbaru bahwa di San Siro, usia benar-benar hanyalah angka.
Terus ikuti perkembangan dan berita AC Milan terbaru hanya di Beritamilan.com.




