Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memilih melihat gelas setengah penuh usai hasil imbang 1-1 melawan AS Roma di Stadio Olimpico, Senin dini hari (26/1).
Meskipun Roma mendominasi babak pertama dan Milan hanya mencatatkan sedikit peluang, Allegri menilai satu poin ini krusial dalam konteks persaingan papan atas Serie A.
Poin Penting Strategis
Berbicara kepada DAZN, Allegri menekankan bahwa hasil imbang di markas Roma bukanlah hasil buruk.
“Kami pulang dengan hasil yang bagus, hasil imbang 1-1 di Roma pada titik musim ini sangat penting: mendapatkan satu poin atas Napoli dan menjaga Roma tetap berjarak empat poin.”
Dua Babak yang Berbeda
Allegri mengakui timnya tertekan hebat di 45 menit pertama dan berterima kasih kepada kipernya. “Maignan melakukannya dengan baik untuk menjaga kami tetap dalam permainan,” ujarnya.
Namun, ia memuji respon tim di babak kedua. “Babak kedua berbeda, kami meningkatkan sisi teknis kami… Kami mengambil risiko tiga atau empat peluang dengan bola yang keluar dari kami sendiri.”
Penyesalan dan Pergantian Pemain
Sang pelatih menyayangkan momen terjadinya penalti. Menurutnya, itu terjadi justru saat Milan sedang nyaman memimpin.
“Perasaan saat itu adalah lebih mudah bagi kami untuk mengubah skor menjadi 2-0 daripada kebobolan 1-1,” keluh Allegri.
Mengenai keputusan menarik keluar Rafael Leao dan Christopher Nkunku, Allegri menjelaskan alasan taktisnya: “Saya membutuhkan seorang pelompat (Füllkrug) dan determinasi Pulisic, yang bisa menutup pertandingan.”
Jangan biarkan mimin update berita sambil ngantuk! Bantu isi ‘bensin’ kopi admin dengan cara Klik Disini.




