BERITAMILAN.COM – Sorotan tajam berita AC Milan hari ini menghadirkan euforia dari sang bintang muda yang tengah bersinar terang, Alphadjo Cisse AC Milan. Sang penyerang sayap merasa sangat bahagia bisa terus memanfaatkan setiap peluang yang datang kepadanya dalam apa yang kini dengan cepat berubah menjadi musim debut yang sangat brilian bersama Rossoneri.
Awal kehidupan yang fantastis sebagai pemain Milan terus berlanjut bagi Cisse di Stadio Luigi Ferraris hari ini. Ia berada di posisi yang tepat untuk menceploskan bola hasil umpan tarik (cut-back) matang dari Adrien Rabiot, yang sekaligus menandai gol kedelapannya musim ini di semua kompetisi. Tidak lama setelah itu, Christian Pulisic menggandakan keunggulan tim tamu.
Gol balasan dari Ellertsson di menit-menit akhir memang membuat penyelesaian pertandingan menjadi sangat menegangkan, namun Milan pada akhirnya berhasil bertahan untuk meraih kemenangan krusial. Sembari menunggu hasil Inter melawan Como, armada Ruben Amorim kini bisa memasuki masa jeda internasional dengan tenang di posisi empat besar.
Sikap Tim dan Perbandingan dengan Shevchenko
Cisse berbicara kepada DAZN menyusul berakhirnya pertandingan di Marassi, memberikan pandangannya tentang 90 menit yang positif bagi dirinya secara pribadi dan bagi tim secara keseluruhan. MilanNews turut melansir komentar-komentarnya tersebut.
Ketika ditanya tentang minggu seperti apa yang telah dilalui tim setelah kekalahan memalukan dari Ferencvaros, Cisse menekankan pentingnya sikap dan mentalitas.
“Kami harus mencoba mencari tahu apa yang salah. Hari ini kami datang dengan sikap yang tepat dan membawa pulang tiga poin.”

Pewawancara kemudian melontarkan sebuah fakta statistik yang luar biasa: Cisse berhasil menyamai rekor legenda besar klub, Andriy Shevchenko, yang juga sukses mencetak delapan gol dalam 13 pertandingan pertamanya untuk AC Milan. Mendengar hal itu, sang pemain muda memberikan respons yang sangat rendah hati.
“Tidak perlu ada komentar (tertawa). Saya mencoba memanfaatkan peluang yang diberikan pelatih kepada saya. Apakah saya mencetak gol atau tidak, yang terpenting adalah menang. Dan jika gol datang, saya bahkan lebih bahagia.”
Panggilan Perdana Timnas Italia
Berkat performa impresif dan rentetan golnya di level klub, kerja keras Cisse kini membuahkan hasil manis lainnya. Ia secara resmi mendapatkan panggilan pertamanya untuk memperkuat Tim Nasional Italia senior di jeda internasional kali ini.
“Saya sangat senang. Saya ingin menunjukkan kemampuan saya dan membuktikan bahwa saya bisa bersaing. Saya akan memberikan segalanya, seperti biasa.”
Konsistensi dan semangat juang Cisse jelas menjadi salah satu sinar paling terang di tengah musim Milan yang naik turun. Publik San Siro kini hanya bisa berharap sang permata muda kembali dari tugas negara dalam kondisi bugar dan semakin percaya diri.





