BERITAMILAN.COM – Sorotan tajam berita AC Milan hari ini membahas pengungkapan menarik dari Alessandro Florenzi AC Milan. Mantan pemain yang kini bertugas sebagai pandit tersebut mengungkapkan bahwa ia sempat berbicara langsung dengan dua mantan rekan setimnya sesaat setelah kemenangan besar di laga derby melawan Inter Milan.
Kemenangan 3-1 pada Sabtu malam waktu setempat di San Siro tersebut merupakan sebuah raihan yang sangat masif bagi skuad Rossoneri. Mereka bangkit dari kekalahan menyakitkan kontra Bologna dengan cara yang paling sempurna, mencetak tiga gol beruntun di babak pertama untuk menaklukkan rival sekota mereka demi mengklaim hak pamer di kota mode.
Obrolan Rahasia Lorong San Siro dan Kebangkitan Moral Tim
Kemenangan bersejarah ini bahkan membuat pemilik klub, Gerry Cardinale, merasa sangat emosional karena besarnya determinasi yang ditunjukkan oleh para pemain. Diego Moreira memang menjadi bintang utama lewat torehan satu gol dan dua assist, tetapi setiap individu di lapangan memberikan kontribusi luar biasa untuk memastikan rekor delapan derby tak terkalahkan tetap terjaga.
Florenzi yang tergabung dalam panel studio televisi Sky untuk meliput pertandingan di San Siro membeberkan detail percakapannya. Ia menemui barisan pemain skuad asuhan Ruben Amorim tersebut saat mereka beranjak meninggalkan lapangan usai peluit panjang dibunyikan.
- Pertemuan Spesial: Berbincang secara tertutup dengan Mike Maignan dan Davide Bartesaghi tepat sebelum keduanya memasuki lorong ganti.
- Kebutuhan Psikologis: Menegaskan bahwa tambahan tiga poin dari laga panas ini murni dibutuhkan untuk mengembalikan moral skuad yang sempat anjlok.
- Pemimpin Lapangan: Secara terbuka mengakui peran sentral Adrien Rabiot dan Christian Pulisic sebagai roh permainan Iblis Merah saat ini.
Kutipan Lengkap Florenzi Membahas Curhatan Maignan dan Bartesaghi

Berikut adalah transkrip lengkap dan utuh dari seluruh kutipan sang mantan pemain kepada Goal, tanpa ada satu pun bagian yang disingkat maupun diubah maknanya.
Ketika ditanya mengenai interaksinya dengan para punggawa Rossoneri seusai laga yang menguras emosi tersebut, ia menceritakan apa yang didengarnya secara langsung dari Maignan dan Bartesaghi.
“Saya berbicara dengan Maignan dan Bartesaghi sebelum mereka kembali ke lorong. Mereka bahagia dan menjelaskan kepada saya bahwa mereka membutuhkan kemenangan ini. Mereka membutuhkannya untuk moral mereka, untuk terus melangkah di jalur yang tidak mudah.”
Lebih lanjut, ia memberikan pandangan profesionalnya sebagai pandit mengenai performa taktis tim secara keseluruhan pada malam pembantaian tersebut.
“Tim Milan yang kita lihat malam ini tentu saja memberikan alasan untuk optimis dan, seperti yang juga mereka katakan di studio, Rabiot dan Pulisic, bagi saya, adalah para pemimpin di lapangan yang tanpanya Milan akan kesulitan. Moreira juga menjalani pertandingan yang luar biasa.”
Kutipan hangat ini menjadi bukti nyata bahwa ikatan kekeluargaan di dalam kubu merah hitam tidak pernah benar-benar pudar. Kemenangan derby ini terbukti bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sebuah injeksi motivasi besar bagi skuad Rossoneri untuk terus melangkah melewati rintangan sulit pada musim ini.





