Rahasia Scudetto Pioli akhirnya terungkap lewat cerita sang pelatih tentang momen ia sadar Milan bisa juara.
Pioli menyampaikannya dalam wawancara dengan Corriere dello Sport edisi pagi ini waktu Italia.
Rahasia Scudetto Pioli: Dari Bukan Unggulan Jadi Juara
Milan bukan unggulan juara saat musim 2021-22 dimulai. Namun, akhir musimnya penuh kejayaan. Gelar itu menutup puasa 11 tahun sejak 2010-11, dengan Pioli membawa Rossoneri mengumpulkan 86 poin.
Scudetto resmi dipastikan di pekan terakhir, 22 Mei 2022, lewat kemenangan tandang 3-0 atas Sassuolo. Dua gol Olivier Giroud dan satu gol Franck Kessié tercipta sebelum jeda, sehingga pesta dimulai lebih awal.
Berikut rangkuman fakta pentingnya:
- Musim: 2021-22, saat Milan bukan unggulan juara.
- Perolehan poin: 86 poin.
- Puasa gelar: berakhir setelah 11 tahun, sejak 2010-11.
- Laga penentu: Sassuolo 0-3 Milan pada 22 Mei 2022.
- Pencetak gol: Olivier Giroud dua kali dan Franck Kessié.
Dalam wawancara yang dikutip MilanNews, Pioli ditanya kapan ia sadar timnya bisa meraih gelar. Jawabannya:

“Saat kami menang di Roma melawan Lazio, lewat energi yang kami curahkan di lapangan, kami melepaskan sesuatu yang kuat. Di Milanello, kami mulai berpikir ini benar-benar bisa menjadi musim kami.”
Zlatan dan Kjaer, Dua Pemimpin yang Mengubah Tim
Pioli juga ditanya soal peran Ibrahimovic dalam perjalanan itu:
“Kami mulai membidik gelar pada Januari, saat Zlatan dan Kjaer datang, dua pemimpin dengan karakter yang sama sekali berbeda. Zlatan sangat berdampak, pemimpin dengan karakter dan fisik yang mengubah sikap tim.”
“Ia menaikkan level latihan dan fokus, serta menanamkan mentalitas. Simon pemimpin yang tenang, yang berbicara kepada para pemain satu per satu. Pekerjaan pelatih jadi lebih mudah dengan pemain seperti itu. Lebih gampang menang kalau Anda punya sosok berkepribadian seperti itu.”
Kenangan Manis di Balik Rahasia Scudetto Pioli
Ketika ditanya seberapa banyak yang masih melekat dari gelar itu, Pioli menjawab:
“Banyak sekali. Itu puncak perjalanan kami, dan yang terpenting, gelar itu meninggalkan hubungan yang indah dengan para pemain. Beberapa hari lalu saya juga mengobrol dengan mereka, dan mereka mengucapkan selamat ulang tahun.”
“Itu pengalaman yang penuh emosi dan kepuasan, tapi juga penuh naik turun. Milanello adalah lingkungan yang benar-benar istimewa. Dukungan Ricky [Massara] dan Paolo [Maldini] sangat penting.”
Rahasia Scudetto Pioli ternyata terletak pada pemimpin yang tepat, ruang ganti yang kompak, dan keyakinan yang tumbuh dari satu kemenangan di Roma.





