Masa depan Endrick di Real Madrid masih belum jelas jelang bursa transfer Januari, menurut seorang perwakilan Roc Nation Sports.
Milan menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan peminjaman sang penyerang Brasil, setelah gagal mendapatkannya di musim panas.
Masa Depan Endrick di Real Madrid dan Minat Milan
Milan sempat berusaha merekrut Endrick di musim panas, tetapi Real Madrid akhirnya menolak. Melihat minimnya menit bermain sang pemain, peluang itu mungkin terbuka kali ini. Karena itu, Rossoneri dikaitkan dengan peminjaman di bulan Januari.
Presiden Roc Nation Sports International, Michael Yormack, bicara kepada SportsBoom. Ia mengakui situasi sekarang, dengan menit bermain yang minim, tidak ideal bagi sang pemain.
Berikut rangkuman fakta pentingnya:
- Pemain: Endrick, penyerang Brasil Real Madrid.
- Peminat: AC Milan, yang gagal di musim panas dan kini dikaitkan dengan peminjaman Januari.
- Kata agen: proses masih cair dan harus dilihat sampai akhir tahun.
- Pilihan Endrick: tetap di Real Madrid, tetapi ia harus bermain.
- Momentum: mencetak gol saat lawan Roma, lalu jadi starter lawan Sevilla.
Pernyataan Yormack: Proses yang Masih Cair

Dalam wawancara itu, Yormack menjelaskan sikap sang pemain:
“Menurut saya ini proses yang cair. Kita harus melihat bagaimana situasinya dari sekarang sampai akhir tahun, sebelum bursa transfer berikutnya. Saya mengunjunginya beberapa pekan lalu di Madrid; kami berbincang bagus, ia sangat ingin bermain, jadi kita lihat saja apa yang terjadi,” katanya.
“Ia mencintai Madrid, ia mencintai tim dan rekan-rekan setimnya, tetapi pada akhirnya, kalau memikirkan masa hidup sebuah karier, itu singkat, dan ia ingin memaksimalkannya. Saya rasa pilihan pertamanya adalah tetap di Real Madrid, tetapi ia harus bermain.”
“Jelas ia masuk dua laga lalu, mencetak gol di akhir laga (melawan Roma), lalu jadi starter di laga terakhir (laga liga melawan Sevilla), jadi semoga ada momentum untuknya.”
Malam Dramatis di Roma dan Efeknya bagi Masa Depan Endrick di Real Madrid
Gol itu lahir di salah satu malam paling dramatis bagi Real Madrid di Liga Champions musim ini. Endrick masuk bersama Arda Güler menggantikan Denzel Dumfries dan Vinicius Junior, lalu membantu membalikkan ketertinggalan 3-1 di Roma menjadi kemenangan 4-3. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.
Sundulannya dari sepak pojok Güler gagal ditangkap kiper, sehingga Carlos Espí bisa mencetak gol. Setelah itu, ia sendiri menyundul gol penyama di menit ke-85, dan Antonio Rüdiger menuntaskan comeback. Sebelum itu, Endrick jarang bermain, tetapi empat hari kemudian ia jadi starter melawan Sevilla.
Dengan masa depan Endrick di Real Madrid yang masih cair, Milan hanya bisa menunggu apakah peluang itu benar-benar terbuka di Januari.





