BERITAMILAN.COM – Sorotan utama berita AC Milan hari ini tertuju pada pengakuan mengejutkan Ruben Loftus-Cheek AC Milan. Gelandang tangguh tersebut merasa skuad Rossoneri kini jauh lebih mempercayai sosok pelatih Ruben Amorim.
Sebelumnya, tim memang pernah berada di bawah asuhan Massimiliano Allegri pada masa lalu. Namun, sang pemain meyakini bahwa atmosfer ruang ganti saat ini terasa jauh lebih bersatu. Oleh karena itu, para pemain memiliki keyakinan penuh terhadap proyek baru pelatih asal Portugal tersebut.
Kembali ke Inggris dan Catatan Manis Sang Pemain
Laga pada Kamis malam ini menandai kembalinya sang gelandang ke tanah Inggris. Ia memang memiliki masa lalu yang panjang bersama Chelsea, Fulham, dan Crystal Palace. Bahkan, ia mempunyai catatan pertemuan yang cukup apik saat menghadapi Bournemouth sebelumnya.
Total Pertemuan: 7 pertandingan melawan Bournemouth
Rekor Kemenangan: 4 kali menang dan 2 kali imbang
Rekor Kekalahan: Hanya 1 kali menelan kekalahan
Fokus Utama: Membantu tim meraih kemenangan di Vitality Stadium
Sementara itu, Rossoneri sedang berada dalam tren yang sangat positif. Pasukan Iblis Merah sukses meraih lima kemenangan dari sembilan laga pembuka musim ini. Selanjutnya, mereka berhasil menghancurkan RB Salzburg 4-0 dan menundukkan Atalanta 3-2 pekan lalu.
Ungkapan Jujur Ruben Loftus-Cheek AC Milan Jelang Laga
Menjelang pertandingan krusial ini, Ruben Loftus-Cheek AC Milan berbicara langsung kepada awak media. Ia duduk berdampingan dengan sang pelatih untuk menjawab rentetan pertanyaan wartawan lokal. Kemudian, ia membahas peran pentingnya sebagai sosok pemimpin di dalam ruang ganti tim.
“Saya memiliki banyak pengalaman berharga saat ini. Terima kasih telah menyinggung usia saya (tertawa). Selanjutnya, saya merasakan tanggung jawab besar di atas lapangan untuk membawa pengalaman tersebut. Kami wajib menunjukkannya karena laga ini berlangsung di stadion yang sangat penuh gairah. Saya ingin membantu tim dengan kemampuan maksimal.”
Selain itu, wartawan juga menanyakan perubahannya setelah meninggalkan Chelsea tiga tahun lalu. Pemain asal Inggris tersebut mengaku telah berkembang pesat sebagai seorang manusia maupun atlet. Bahkan, ia sangat menikmati kehidupan barunya di Italia.
“Saya pikir saya telah meningkat tajam sebagai pribadi dan pemain. Kompetisi liga di sini terasa sangat berbeda. Namun, saya menikmati pengalaman luar biasa di Italia sembari belajar bahasa dan budaya baru. Hasilnya, saya tumbuh pesat sebagai seorang manusia seutuhnya.”

Fokus Penuh untuk Kejayaan Skuad Iblis Merah
Meski tampil gemilang, ia menolak untuk memikirkan panggilan tim nasional Inggris. Baginya, kejayaan klub jauh lebih penting daripada ambisi pribadinya. Oleh sebab itu, ia ingin mencurahkan seluruh konsentrasinya demi lambang Rossoneri di dada.
“Tim nasional bukanlah pikiran utama di benak saya saat ini. Milan sangat pantas menerima fokus penuh saya. Pasalnya, kami menghadapi banyak pertandingan penting pada periode sibuk ini. Kami merupakan tim hebat yang memikul tekanan untuk selalu menang. Jika saya bermain bagus, peluang membela negara pasti akan datang sendirinya.”
Lebih lanjut, ia menyinggung masalah kebugaran yang sering menghantuinya pada masa lalu. Kini, ia merasa jauh lebih bugar dan siap memberikan segalanya. Selain itu, ia juga memuji perubahan mentalitas skuad dibandingkan musim lalu.
“Saya bermain dengan keyakinan penuh terhadap kemampuan saya sendiri. Saya merasa sangat bugar hari ini saat menginjakkan kaki di lapangan hijau. Bahkan, saya memberikan seratus persen kemampuan demi tim ini. Saya pikir kami memiliki rasa percaya diri yang melimpah tahun ini. Kami mempercayai pelatih, diri kami sendiri, dan target juara kami. Seluruh anggota tim sangat bersatu di Milanello.”
Pengakuan jujur dari Ruben Loftus-Cheek AC Milan membuktikan bahwa keharmonisan tim sedang berada pada level tertinggi. Skuad Rossoneri kini memiliki satu visi yang sama di bawah komando Ruben Amorim. Oleh karena itu, kita berhak menatap laga melawan Bournemouth dengan rasa optimisme yang membara.





