Pendapatan Milan dan Bournemouth ternyata berbanding terbalik: klub yang lebih besar justru kalah dalam urusan hak siar televisi.
Kontras itu terlihat jelas jelang laga Liga Europa malam ini waktu setempat antara Bournemouth dan Milan di Inggris.
Pendapatan Milan dan Bournemouth: Klub Besar Tak Selalu Lebih Kaya
Dari segi ukuran, Milan seharusnya meraup lebih banyak uang per tahun dibanding Bournemouth. Kenyataannya, tidak selalu begitu. Masalah terbesar sepak bola Italia justru ada pada dirinya sendiri. Sebagai produk, Serie A dikenal sebagai salah satu liga terbaik dunia, tetapi kesulitan menyaingi pendapatan liga-liga lain. Hal itu jadi sumber frustrasi, dan laga malam ini menjadi contoh yang sempurna.
Kedua klub sama-sama menghasilkan uang dalam jumlah besar, tetapi unggul di bidang yang berbeda. Hasilnya, muncul fakta yang menarik.
Berikut perbandingan singkatnya:
- Stadion: San Siro jauh lebih besar daripada stadion tempat Milan bermain malam ini.
- Koleksi trofi: lemari trofi Milan jauh lebih mewah.
- Harga klub: Gerry Cardinale dan RedBird membayar €1,2 miliar, sedangkan Bournemouth terakhir dijual €150 juta.
- Hak siar televisi: Bournemouth €170 juta per musim, Milan €80 juta.
- Nilai skuad: Bournemouth lebih dari €600 juta, Milan sekitar €500 juta.
Gazzetta Bandingkan Dua Klub dari Sejarah hingga Kepemilikan

Gazzetta dello Sport membedah perbedaan kedua klub pagi ini waktu Italia. Secara sejarah, Rossoneri jauh lebih besar daripada lawannya malam ini, dan hal itu masih berlaku sampai sekarang.
San Siro jauh lebih luas daripada stadion tempat tim asuhan Ruben Amorim bermain malam ini. Lemari trofi Milan juga jauh lebih penuh. Bahkan dari sisi kepemilikan, perbedaannya mencolok: Cardinale dan RedBird membayar €1,2 miliar, sementara Bournemouth terakhir dijual seharga €150 juta.
Mengapa Pendapatan Milan dan Bournemouth Bisa Berbeda Jauh?
Meski begitu, Bournemouth meraup €170 juta dari hak siar televisi per musim, dengan nilai skuad lebih dari €600 juta. Sebaliknya, Milan hanya menerima €80 juta dari hak siar, dengan nilai skuad sekitar €500 juta. Selisihnya besar, padahal sejarah kedua klub jauh berbeda.
Pendapatan Milan dan Bournemouth menunjukkan bahwa nama besar tidak otomatis berarti kantong tebal di era hak siar saat ini.





