Rekor Amorim di Serie A makin mulus setelah Milan menang 3-2 atas Atalanta di San Siro, Minggu malam waktu Italia.
Milan sempat unggul tiga gol, tetapi hampir kehilangan semuanya di 25 menit terakhir.
Rekor Amorim di Serie A Berlanjut Lewat Kemenangan 3-2
Awal kerja Ruben Amorim di Milan terus berjalan positif. Memasuki jam pertama, Milan unggul telak. Gonçalo Ramos mencetak gol lewat penalti, Adrien Rabiot menambah gol keempatnya musim ini, dan Mario Gila mencetak gol pertamanya untuk klub.
Namun, Rossoneri hampir menyia-nyiakan semuanya. Gianluca Gaetano membuka jalan Atalanta kembali ke pertandingan, lalu Nikola Krstovic memperkecil skor jadi selisih satu gol menjelang akhir. Milan akhirnya bertahan dan meraih kemenangan keempat dari tujuh laga Serie A.
Statistik Laga yang Terbuka di San Siro
Milan menguasai bola lebih banyak, yaitu 56 persen. Angka itu bisa lebih tinggi kalau Milan tidak bermain terlalu pasif di 20 sampai 25 menit terakhir. Rossoneri juga menciptakan expected goals (xG) jauh lebih besar dibanding Atalanta. Namun, sebagian besar angka itu datang dari dua penalti, dan salah satunya gagal dieksekusi Ramos.
Atalanta justru punya lebih banyak peluang emas dan tembakan, tetapi lebih sedikit tembakan tepat sasaran. Ini salah satu laga paling terbuka di San Siro sejak kekalahan 4-3 Inter dari Club Brugge di tengah pekan.
Berikut rangkuman angka pentingnya:
- Penguasaan bola: Milan 56 persen.
- Expected goals: Milan 2,41, Atalanta 1,65.
- Peluang emas: Atalanta 4, Milan 3.
- Total tembakan: Atalanta 12, Milan 11.
- Tembakan tepat sasaran: Milan 6, Atalanta 4.
Rekor Amorim di Serie A dan Berakhirnya Puasa atas Atalanta

Adrien Rabiot terlibat dalam gol di empat laga beruntun, pertama kalinya dalam kariernya di lima liga top Eropa. Gelandang terakhir yang melakukannya bersama Milan di Serie A adalah Hakan Çalhanoğlu pada Desember 2020.
Ruben Amorim (empat menang, tiga imbang) juga menjadi pelatih ketiga dalam sejarah Milan yang belum terkalahkan di tujuh laga pertamanya di Serie A. Sebelumnya ada Hector Puricelli pada 1955 (tiga menang, empat imbang) dan Luis Carniglia pada 1963 (empat menang, tiga imbang). Ini juga kemenangan pertama Amorim atas Atalanta sebagai pelatih. Empat pertemuan sebelumnya terjadi saat ia melatih Sporting CP di Liga Europa, dengan hasil dua imbang dan dua kalah.
Bagi Milan, kemenangan ini mematahkan tabu. Atalanta sebelumnya tak terkalahkan dalam enam laga Serie A melawan Milan, dan Rossoneri baru kali ini menang atas mereka di liga sejak Februari 2023. Selama periode itu, Atalanta mencetak 11 gol dan Milan tujuh. Atalanta juga gagal memutus tiga laga tandang tanpa kemenangan. Kemenangan tandang terakhir mereka di Serie A terjadi pada 10 Mei, saat melawan Milan.
Dalam pertemuan melawan Milan, Maurizio Sarri kini mencatat delapan menang, enam imbang, dan sembilan kalah.
Dengan rekor Amorim di Serie A yang masih mulus, Milan punya modal bagus, meski pekerjaan rumah di akhir laga masih menunggu.





