Harapan untuk melihat kembali tarian lincah Alexis Saelemaekers di atas lapangan hijau dalam waktu dekat tampaknya harus sirna dan berubah menjadi sebuah mimpi buruk yang berkepanjangan bagi kubu AC Milan.
Malam ini, sebuah pembaruan resmi telah dirilis langsung oleh manajemen Rossoneri mengenai kondisi terkini kebugaran winger berkebangsaan Belgia tersebut, dan sayangnya, kabar yang dibawa sama sekali jauh dari kata positif.
Ketika Saelemaekers pertama kali dilaporkan mengalami cedera dalam sebuah sesi latihan rutin pekan lalu, timbul secercah harapan besar bahwa itu hanyalah sebuah benturan ringan. Faktanya, sempat muncul optimisme tinggi bahwa ia akan masuk ke dalam skuad untuk laga krusial melawan Sassuolo pada akhir pekan ini.
Namun, baik pihak manajemen Milan maupun pelatih kepala Ruben Amorim telah sepakat untuk tidak mengambil risiko perjudian dengan memaksanya kembali lebih cepat dari jadwal. Keputusan ekstra hati-hati tersebut pada akhirnya terbukti sangat tepat.
Sang pemain sayap andalan nyatanya sama sekali tidak mampu untuk kembali mengikuti sesi latihan hari ini, dan justru harus dilarikan untuk menjalani serangkaian tes medis lanjutan pada pergelangan kakinya, seperti yang telah dikhawatirkan sebelumnya.
Pernyataan Resmi Klub dan Bayang-Bayang Absen Panjang

Dalam sebuah pernyataan resmi klub yang dirilis dan dilansir oleh MilanNews, informasi terbaru mengenai hasil tes medis sang pemain telah dibeberkan ke hadapan publik, dan dapat dipastikan bahwa ini adalah pukulan telak bagi skuad Il Diavolo Rosso.
“AC Milan mengumumkan bahwa, selama akhir pekan, Alexis Saelemaekers telah menjalani serangkaian tes medis lebih lanjut pada pergelangan kaki kanannya, pergelangan kaki yang sama yang pernah ia operasi pada tahun 2024 untuk merawat cedera patah tulang maleolus medial.”
“Tes spesialis mengungkapkan bahwa pergelangan kaki tersebut, menyusul cedera latihan baru-baru ini, telah kehilangan stabilitas pasca operasi sebelumnya. Berdasarkan hasil tes tersebut, evaluasi spesialis saat ini tengah dilakukan untuk menentukan rencana perawatan yang paling tepat.”
Pernyataan medis ini mengonfirmasi kenyataan pahit bahwa sang pemain tidak hanya akan melewatkan lawatan ke markas Sassuolo, namun juga berpotensi menghadapi masa absen yang jauh lebih panjang dari perkiraan awal.
Dengan kondisi pergelangan kaki yang kehilangan stabilitas tepat di titik operasi lamanya, ancaman harus kembali naik ke meja bedah kini membayangi karier Saelemaekers. Jika skenario terburuk ini harus diambil oleh tim medis, bukan tidak mungkin sang pemain terpaksa harus menepi dan baru bisa kembali merumput pada tahun 2027 mendatang.
Kini, Ruben Amorim dituntut untuk segera memutar otak dan mencari formula alternatif di sektor sayap penyerangan guna menambal lubang besar yang ditinggalkan oleh sang pemain, terutama di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik dan Eropa yang telah menanti di bulan Oktober ini.




