AC Milan bersiap untuk menambahkan satu lagi ‘rekrutan’ gelandang serang baru ke dalam skuad mereka setelah kedatangan Omari Hutchinson, namun nama ini sejatinya sudah sangat tidak asing lagi.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Christian Pulisic bisa menjadi tambahan kekuatan yang sesungguhnya bagi Milan di bulan September ini. Jika Hutchinson yang baru tiba dari Nottingham Forest masih membutuhkan periode adaptasi, pemain asal Amerika Serikat ini sudah sangat memahami seluk-beluk Serie A, dan ada peran spesifik yang telah disiapkan untuknya.
Berikut adalah poin-poin utama dari situasi terkini Christian Pulisic di AC Milan:
- Pemulihan Cedera: Pulisic telah pulih dari cedera rumit yang didapatkannya usai gelaran Piala Dunia, meski kebugaran bertandingnya belum mencapai 100%.
- Kepercayaan Amorim: Meski minim menit bermain, pelatih Ruben Amorim menegaskan bahwa Pulisic tetap menjadi pemain yang sangat penting bagi tim.
- Statistik Terbaik: Pasca hengkangnya Rafael Leao, Pulisic kini berstatus sebagai pemain dengan torehan gol dan assist terbanyak dalam balutan seragam Milan di skuad saat ini.
Alasan Menghilang dan Masa Pemulihan

Sejauh ini, kehadiran Pulisic di atas lapangan masih terasa anonim. Ia hanya duduk di bangku cadangan saat laga melawan Venezia dan sama sekali tidak diturunkan.
Pelatih Ruben Amorim pun memberikan penjelasan terkait keputusannya tersebut seusai pertandingan.
“Dia adalah talenta yang luar biasa,” puji Amorim.
“Saya hanya harus mengatur beban kerja para pemain saya, ean saat ini kami dituntut untuk menang. Jadi memang sulit bagi Pulisic untuk mendapatkan menit bermain, tetapi dia tetaplah pemain yang sangat penting bagi kami.”
Absennya Pulisic tidak terlepas dari cedera kompleks yang membekapnya sepulang dari Piala Dunia: sebuah edema tulang di area persimpangan tibia-fibula pada kaki kanannya. Ia harus menepi cukup lama, berlatih selama sepekan, lalu baru kembali ke bangku cadangan. Masalah fisiknya memang telah teratasi, namun kondisi kebugarannya masih jauh dari kata ideal.
Persaingan Ketat dan Prediksi Kontra Juventus

Mantan pemain Chelsea ini belum sepenuhnya fit 100%. Ia masih perlu meningkatkan kebugaran bertandingnya, sehingga ia diperkirakan tidak akan masuk dalam Starting XI pada Minggu malam di Turin saat melawan Juventus. Logikanya, ia mungkin hanya akan bermain beberapa menit di babak kedua.
Milan sendiri sangat menantikan kembalinya sang pemain karena Pulisic pada dasarnya adalah seorang starter mutlak. Namun, lini serang di belakang striker saat ini dihuni oleh campuran yang unik: ada pengalaman (Adrien Rabiot), darah muda (Alphadjo Cisse), keunggulan fisik (Ruben Loftus-Cheek), kreativitas (Diego Moreira), serta daya jelajah dan dribel (Alexis Saelemaekers). Tidak akan mudah bagi Amorim untuk menentukan pasangan starter di setiap pertandingan.
Jika laga Juventus vs Milan ini dimainkan sebulan dari sekarang, prediksinya akan sangat mudah: Pulisic dan Rabiot pasti akan menjadi starter. Namun untuk akhir pekan ini, situasinya berbeda. Pasangan yang paling mungkin untuk diturunkan sejak menit awal adalah Rabiot dan Cisse.





