Adrien Rabiot dikabarkan telah ditawarkan ke Real Madrid di tengah ketidakpastian mengenai masa depannya bersama AC Milan, klaim sebuah laporan dari Spanyol.
Dalam beberapa hari terakhir, banyak perbincangan yang menyebutkan bahwa Rabiot akan tetap bertahan di Milan untuk musim 2026-27.
Napoli sebelumnya sempat dikaitkan dengan sang pemain ketika Massimiliano Allegri menyetujui kesepakatan untuk pindah ke sana.
Namun, pelatih Ruben Amorim dan pemilik klub Gerry Cardinale telah mempertegas melalui pembicaraan langsung bahwa mereka berniat penuh untuk mempertahankannya di San Siro.
Ditawarkan ke Real Madrid dan Respons Los Blancos
Meskipun Milan memiliki niat yang jelas, masa depan Rabiot rupanya masih menyisakan tanda tanya. Menurut laporan Onda Cero (via MilanVibes), dalam beberapa hari terakhir rombongan perwakilan sang pemain diam-diam telah menawarkannya ke Real Madrid.
Tujuan dari kontak tersebut adalah untuk mengukur seberapa besar potensi minat klub raksasa Spanyol itu. Namun, berikut adalah rangkuman dari respons yang mereka terima:
“Perwakilan Rabiot menawarkan sang pemain ke Real Madrid untuk mengukur potensi minat klub Spanyol tersebut, namun mereka tidak mendapatkan banyak respons positif.”
“Real Madrid memutuskan untuk tidak mengejar kemungkinan itu lebih jauh, yang secara efektif langsung menutup pintu pada kesepakatan tersebut.”
Oleh karena itu, untuk saat ini, jalan menuju Spanyol bisa dibilang telah menemui jalan buntu, setidaknya kecuali ada perubahan drastis di akhir bursa transfer jika Los Blancos gagal mendaratkan target utama mereka yang lain.
Kunci Taktik Ruben Amorim

Di luar manuver agennya, Rabiot tetap dipandang sebagai sosok yang sangat tak tergantikan di Casa Milan.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa manajemen Rossoneri sangat bersikeras menahan kepergian gelandang asal Prancis tersebut:
- Performa Terbaik: Sama halnya dengan peran krusialnya di tim nasional, Rabiot dipandang sebagai sosok kunci di Milan dan sukses menjadi salah satu pemain dengan performa terbaik sepanjang musim 2025-26.
- Taktik Poros Ganda: Amorim sangat jelas menekankan kepada Cardinale bahwa ia ingin menempatkan Rabiot di posisi poros ganda (double pivot) dalam skema formasi 3-4-2-1 andalannya.
- Atribut Ideal: Dalam sistem baru Amorim tersebut, kemampuan fisik dan daya jelajah Rabiot menjadikannya sosok gelandang box-to-box yang sangat ideal untuk menyeimbangkan transisi permainan.
Dengan tertutupnya pintu menuju Real Madrid, para pendukung kini bisa sedikit bernapas lega. Adrien Rabiot dipastikan akan kembali menjadi jenderal lapangan tengah yang krusial untuk mengawal proyek ambisius AC Milan di bawah komando taktik Ruben Amorim musim depan.




