Upaya AC Milan untuk mendatangkan Mario Gila harus menemui batu sandungan di tahap awal setelah Lazio secara resmi menolak tawaran perdana dari manajemen Rossoneri.
Berdasarkan laporan dari pakar transfer Gianluca Di Marzio yang dilansir oleh MilanNews.it, kubu Biancocelesti telah mengembalikan proposal tersebut dan bersikeras meminta tebusan setidaknya 30 juta Euro.
Manajemen Milan sebelumnya sangat berharap dapat merampungkan penandatanganan kedua mereka pada musim panas ini di awal pekan, menyusul kedatangan ujung tombak Goncalo Ramos.
Sang bek asal Spanyol yang kontraknya baru akan berakhir pada 2027 tersebut dilaporkan telah memberi tahu Lazio sejak lama bahwa dirinya sama sekali tidak berniat untuk memperbarui masa baktinya.
Mari dukung terus langkah manajemen dengan menggunakan Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee secara langsung.
Alasan Kuat Penolakan Lazio

Milan sejatinya telah bekerja keras dalam beberapa hari terakhir untuk mencapai kesepakatan personal dengan sang pemain, sekaligus sukses menyalip para pesaing seperti Napoli dan Atalanta.
Namun, alasan utama di balik keras kepalanya kubu Elang Ibu Kota yang mematok harga 30 juta Euro tersebut rupanya sangat berkaitan erat dengan kesepakatan transfer masa lalu.
Berikut adalah rincian hambatan yang tengah dihadapi oleh tim rekrutmen Milan di meja negosiasi saat ini:
- Klausul Real Madrid: Lazio memiliki kewajiban mutlak untuk menyetorkan 50% dari total hasil penjualan sang bek kepada Real Madrid.
- Selisih Harga: Kewajiban setoran tersebut tidak memberikan banyak ruang bagi Lazio untuk menurunkan harga, sehingga tercipta selisih jarak valuasi sekitar 5 juta Euro dari tawaran Milan.
- Sikap Pemain: Meski negosiasi antar klub sempat mandek, sang pemain tetap teguh pada pendiriannya untuk segera merampungkan kepindahan menuju San Siro.
Wajib Tingkatkan Penawaran
Manajemen Milan kini diwajibkan untuk segera memperbaiki dan meningkatkan nominal tawaran mereka jika benar-benar serius ingin mendaratkan Gila demi memenuhi permintaan taktik Ruben Amorim.
Kerangka kerja dasar sejatinya sudah terbentuk kuat dengan adanya kesepakatan personal dan kesediaan Lazio untuk menjual, sehingga tim rekrutmen Casa Milan kini hanya perlu mencari cara untuk menjembatani selisih jarak valuasi tersebut pada negosiasi lanjutan.


