Pada musim panas ini, AC Milan telah mulai menggelontorkan dana besar seolah bukan masalah, diawali dengan perekrutan megabintang Goncalo Ramos.
Dalam beberapa tahun terakhir, Milan sejatinya dikenal cukup hemat dengan membatasi kesepakatan transfer di kisaran angka 20 juta Euro.
Meskipun mereka pernah mengeluarkan dana besar, manajemen jarang menghabiskannya secara masif hanya untuk satu penandatanganan pemain saja.
Namun, kebiasaan manajemen di bawah payung RedBird tersebut tampaknya akan segera berubah drastis pada musim panas ini.
Hingga saat ini, mereka telah menghabiskan 75 juta Euro dan itu baru dialokasikan untuk mendatangkan satu penyerang saja.
Pengorbanan pemain diprediksi tetap akan terjadi, tetapi bursa transfer kali ini tampaknya akan bernilai astronomis dengan banyaknya tambahan pemain top alih-alih sekadar berinvestasi pada talenta muda.
Mari dukung terus langkah manajemen dengan menggunakan Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee secara langsung.
Rezeki Nomplok dari Penjualan Pemain

Terdapat beberapa alasan utama mengapa Rossoneri mampu membangun anggaran yang sangat solid bahkan sebelum transfer keluar yang sesungguhnya terjadi.
Sebagaimana dilaporkan oleh akun X @ACMilanInsideit, klub telah menghasilkan pendapatan 40 juta Euro dari penjualan musim panas ini tanpa melepas satu pun pemain inti musim lalu.
Berikut adalah rincian pemasukan dari klausul pemain yang sebelumnya sedang menjalani masa peminjaman:
- Alex Jimenez: Klausul pembeliannya diaktifkan secara permanen oleh Bournemouth sehingga langsung menyuntikkan dana 9,75 juta Euro ke kas klub.
- Alvaro Morata: Mantan penyerang andalan ini menyumbang 10 juta Euro setelah opsi pembeliannya diaktifkan oleh Como pada musim panas lalu.
- Duo Akademi: Lorenzo Colombo dan Tommaso Pobega menghasilkan total 17 juta Euro usai syarat pinjaman bersyarat mereka terpenuhi dengan baik.
- Mattia Liberali: Penjualan talenta muda ini diperkirakan akan segera menyuntikkan dana tambahan senilai 3 juta Euro.
Meskipun belum mencakup seluruh rencana penjualan, deretan dana tersebut menjadi tambahan yang sangat brilian untuk memperkuat anggaran belanja klub.
Jika nantinya kita memperhitungkan potensi masuknya dana segar dari penjualan Rafael Leao hingga Youssouf Fofana, kas Casa Milan dipastikan akan meningkat sangat tajam.
Uang Kaget Skandal Hak Siar

Sumber pendapatan lainnya datang dari ranah yang jarang tersorot oleh publik, yakni terkait gugatan hukum skandal hak siar Serie A.
Singkatnya, perusahaan IMG, MP & Silva, serta B4 Capital terbukti berkolusi untuk meraup lebih banyak keuntungan ilegal dari penjualan hak siar tersebut.
Klub-klub Serie A akhirnya memenangkan gugatan di meja hijau dan berhak atas kompensasi masif senilai total 3 miliar Euro.
Sebagai imbasnya, Il Diavolo Rosso berhak menerima bagian sebesar 20 juta Euro yang langsung masuk menjadi pemasukan bersih klub.
Jika digabungkan dengan 40 juta Euro dari penjualan pemain sebelumnya, Milan secara teknis telah melunasi dua pertiga dari total biaya transfer mahal Goncalo Ramos.
Mengingat bursa transfer masih sangat panjang, publik San Siro bisa bernapas lega karena klub dipastikan memiliki kekuatan finansial yang sangat mumpuni untuk bermanuver.





