Kabar menggembirakan datang dari turnamen akbar Piala Dunia 2026. Sang bintang AC Milan, Christian Pulisic, akhirnya kembali menemukan sentuhan magisnya dan tampil kesetanan saat membela tim nasional Amerika Serikat.
Setelah melewati tahun 2026 yang penuh dengan kritikan dan performa yang bikin fans Rossoneri geleng-geleng kepala di level klub, Pulisic justru tampil sangat memukau di laga perdana negaranya. Pemain bernomor punggung 11 ini sukses menjadi aktor utama dalam kemenangan telak 4-1 Amerika Serikat atas Paraguay.
Dalam laga yang digelar di hadapan pendukungnya sendiri tersebut, Pulisic mencatatkan kontribusi masif dengan torehan satu setengah assist yang sukses menghancurkan mental barisan pertahanan tim tamu.
Mari kawal terus revolusi manajemen Iblis Merah dengan tetap tampil keren dan nyaman memakai Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Aksi Slalom Maut dan Dominasi Total Tuan Rumah
Permainan apik Pulisic sudah terlihat sejak peluit awal dibunyikan. Taktik menyerang yang diusung oleh pelatih Mauricio Pochettino benar-benar memberikan kebebasan bagi sang winger untuk mengeksploitasi sisi lapangan.
Berikut adalah momen-momen krusial yang membuktikan kembalinya ketajaman sang kapten Amerika di atas lapangan hijau:
- Aksi Slalom Menit ke-7: Memulai serangan dari sisi kiri, Pulisic menusuk ke tengah dan sukses melewati tiga pemain Paraguay sekaligus, membuat seisi stadion bergemuruh luar biasa.
- Proses Gol Pembuka: Umpan tarik hasil slalom tersebut disambar oleh Weston McKennie, yang bola pantulannya mengenai Bobadilla dan berbuah gol bunuh diri untuk keunggulan 1-0 Amerika.
- Assist Matang untuk Balogun: Beberapa menit kemudian, Pulisic melepaskan umpan presisi dari sayap kiri kepada Folarin Balogun yang langsung menuntaskannya dengan tembakan kaki kanan bertenaga.
- Gol Ketiga Sebelum Jeda: Balogun kembali mencatatkan namanya di papan skor pada penghujung babak pertama lewat sepakan kaki kiri indah ke sudut gawang, mengunci dominasi mutlak di paruh pertama.

Disimpan Lebih Awal Demi Stamina di Laga Berikutnya
Melihat timnya sudah unggul jauh dan mengontrol jalannya pertandingan, pelatih Mauricio Pochettino memutuskan untuk bermain aman. Mengingat krusialnya peran Pulisic, ia langsung ditarik keluar pada akhir babak pertama dan digantikan oleh Berhalter demi menjaga kebugaran sang pemain andalan.
Di babak kedua, Paraguay sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol hiburan dari Mauricio. Namun, kebangkitan tim tamu langsung dipadamkan oleh Giovanni Reyna yang mencetak gol penutup lewat tendangan trivela cantik dari luar kotak penalti pada menit-menit akhir.
Kemenangan meyakinkan 4-1 ini jelas menjadi debut spektakuler bagi Amerika Serikat sebagai tuan rumah turnamen. Bagi Milanisti, melihat Pulisic kembali bersinar dan bermain lepas tentu menjadi angin segar, sekaligus memunculkan harapan agar performa gacor ini bisa ia bawa pulang saat berseragam Merah-Hitam musim depan.





