Drama seputar masa depan Rafael Leao bersama AC Milan sepertinya semakin berlarut-larut dan mulai memberikan dampak negatif bagi posisi tawar klub di bursa transfer musim panas ini.
Bintang asal Portugal tersebut secara blak-blakan kembali menegaskan niatnya untuk segera angkat koper dan menyudahi masa baktinya selama tujuh tahun di San Siro.
Sayangnya, rentetan pernyataan terbuka yang sering dilontarkan Leao ke media justru menjadi bumerang bagi manajemen Rossoneri, karena hal itu secara otomatis membuat harga jual sang pemain di pasaran semakin merosot tajam.
Mari kawal terus revolusi manajemen Iblis Merah dengan tetap tampil keren dan nyaman memakai Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Harga Jual Anjlok dan Krisis Tawaran dari Tanah Inggris
Menurut laporan terbaru dari jurnalis SportMediaset di saluran Italia Uno, pihak Casa Milan saat ini diprediksi akan sangat kesulitan untuk mendapatkan uang tunai sebesar €60 juta sesuai dengan harga yang mereka patok sebelumnya.
Situasi pelik ini semakin diperparah dengan fakta bahwa mimpi Leao untuk pindah ke Inggris tampaknya masih jauh dari kenyataan. Berikut adalah rincian masalah transfer yang sedang menjerat sang winger:
- Manuver Merugikan Pemain: Pengakuan terus-menerus Leao bahwa ia ingin pergi membuat klub peminat merasa berada di atas angin dan sengaja menawar dengan harga murah.
- Target Penjualan €60 Juta Terancam Gagal: Milan awalnya bersikeras tidak akan melepas Leao di bawah angka 60 juta euro, namun kini situasi pasar memaksa mereka harus siap merugi.
- Sepi Peminat dari Premier League: Meski secara terang-terangan sangat mengidamkan bermain di kasta tertinggi Liga Inggris, hingga detik ini belum ada satu pun proposal tawaran resmi yang masuk dari klub-klub Premier League.
- Akhir Era Tujuh Tahun: Jika pada akhirnya terjual, pramusim ini akan menjadi penutup manis sekaligus pahit bagi karier Leao yang sudah berseragam Merah-Hitam sejak tahun 2019 silam.

Pengakuan Terbuka Leao Siap Tinggalkan San Siro
Sikap keras kepala Leao untuk mencari tantangan baru ini kembali ditegaskan melalui wawancara terbarunya bersama stasiun televisi Portugal, RTP.
Dalam kesempatan tersebut, ia merasa misinya di kota mode Italia sudah benar-benar selesai dan ia siap menatap babak baru dalam karier sepak bolanya tanpa ada rasa penyesalan sedikit pun.
“Saya sudah menaklukkan apa yang ingin saya taklukkan bersama Milan. Dalam sepak bola, Anda tidak bisa mengatakan tidak akan pernah, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi jika itu benar-benar terjadi, saya akan pergi dari sini dengan sangat gembira, puas karena telah berkontribusi untuk membawa klub ini ke tempat yang seharusnya,” ujar Rafael Leao secara tegas membeberkan niatnya.
Pernyataan ini jelas menjadi lampu kuning bagi AC Milan. Manajemen kini berpacu dengan waktu untuk segera menemukan solusi terbaik: mengobral sang pemain ke klub peminat yang ada demi menyuntikkan dana segar, atau mengambil risiko mempertahankan pemain yang hatinya sudah tidak lagi berada di San Siro.





