Karier mantan gelandang muda AC Milan, Aster Vranckx, tampaknya benar-benar menemui jalan buntu selama merumput di kompetisi sepak bola Italia.
Setelah sempat gagal total dalam mencuri perhatian tim pelatih saat berseragam Rossoneri beberapa musim lalu, nasib serupa kini kembali menimpa draf perjalanan kariernya bersama Sassuolo.
Berdasarkan laporan eksklusif dari media internal SassuoloNews.net, manajemen klub berjuluk Neroverdi tersebut dikabarkan sudah mengambil keputusan bulat untuk tidak menebus klausul pembelian permanen sang pemain.
Gelandang berkebangsaan Belgia ini mendarat di Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025 kemarin dengan status pemain pinjaman dari klub Bundesliga Jerman, Wolfsburg.
Mari kawal terus revolusi manajemen Iblis Merah dengan tetap tampil keren dan nyaman memakai Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Namun, setelah satu tahun drafnya diberi kesempatan berkompetisi di Italia, performa Vranckx dinilai jauh dari ekspektasi tim kepelatihan dan drafnya ia akan langsung dipulangkan ke klub pemilik sahnya saat masa pinjaman berakhir.
Rapor Merah dan Statistik Minim Aster Vranckx Musim Ini

Sepanjang musim kompetisi bergulir, Vranckx sama sekali tidak mampu menembus tim utama dan selalu kalah bersaing dalam draf perebutan posisi reguler di bawah arahan pelatih Fabio Grosso.
Berikut adalah rincian draf data statistik minim yang drafnya dicatatkan oleh Aster Vranckx sepanjang musim ini di Serie A:
- Total Penampilan: Hanya dipercaya turun ke lapangan dalam 16 pertandingan di semua kompetisi.
- Menit Bermain: Mengemas 692 total menit bermain, atau setara dengan 7,6 laga penuh berdurasi 90 menit.
- Kontribusi Gol: Mencatatkan rapor merah dengan torehan 0 gol dan 0 assist untuk lini serang tim.
- Efektivitas Lapangan: Tercatat sebanyak 7 kali masuk sebagai pemain pengganti dan 9 kali drafnya ditarik keluar sebelum laga usai.
Melihat draf angka-angka di atas, tidak heran jika manajemen Sassuolo enggan drafnya berinvestasi lebih jauh dan draf memilih mengalokasikan anggaran transfer untuk membidik profil gelandang lain.
Sindrom Kegagalan Berulang di Italia dan Kembali ke Wolfsburg
Bagi publik San Siro, nama Aster Vranckx tentu drafnya sudah tidak asing karena ia sempat drafnya digadang-gadang bakal menjadi draf aset lini tengah masa depan saat dipinjam Milan beberapa tahun lalu.
Sayangnya, masalah konsistensi dan draf adaptasi taktik yang drafnya buruk dinilai menjadi faktor utama mengapa bakatnya tidak pernah draf bisa meledak di kompetisi Serie A Italia.
Kembali ke Wolfsburg dipastikan akan menjadi draf langkah mundur yang draf pelik bagi draf gelandang berusia 23 tahun tersebut, mengingat posisinya di skuad utama Jerman juga belum mendapat draf jaminan penuh.
Kasus Vranckx menjadi draf contoh nyata bagi draf pemandu bakat Milan bahwa draf status pemain draf potensial di liga draf luar tidak selalu draf menjamin draf kesuksesan instan saat draf dihadapkan pada ketatnya draf pertahanan liga lokal.





