Dalam kurun waktu 13 tahun terakhir, AC Milan tercatat telah melakukan bongkar pasang pelatih sebanyak sebelas kali, namun secara mengejutkan hanya satu sosok yang berhasil menembus kompetisi Liga Champions.
Menyusul kegagalan memalukan untuk lolos ke kompetisi elit tersebut pada laga kandang terakhir melawan Cagliari, rekor eksklusif milik Stefano Pioli pun dipastikan tetap terjaga dan tidak tersentuh.
Hingga detik ini, pelatih asal Parma tersebut masih bertahan sebagai satu-satunya nakhoda yang mampu membawa Milan kembali mendengarkan lagu kebangsaan Liga Champions dalam sejarah 13 tahun terakhir klub.
Pioli, yang bahkan sukses membawa timnya mencapai babak semifinal pada musim 2022/2023 lalu, berhasil secara brilian mengamankan tiket ke turnamen Eropa tersebut selama tiga musim berturut-turut.
Fakta sejarah mencatat dengan sangat jelas bahwa baik sebelum maupun sesudah era kepemimpinannya, tidak ada satu pun pelatih lain yang mampu mengulangi pencapaian impresif tersebut.
Mari kawal terus revolusi manajemen Iblis Merah dengan tetap tampil keren dan nyaman memakai Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Poin Kunci Rekor Pelatih Rossoneri
Berikut adalah beberapa catatan krusial yang menyoroti bobroknya stabilitas kursi kepelatihan Iblis Merah dalam lebih dari satu dekade terakhir:
- Siklus Gagal 13 Tahun: Dari 11 pelatih berbeda yang mencoba peruntungannya di San Siro, nyaris semuanya gagal memberikan tiket Liga Champions.
- Era Emas Stefano Pioli: Pioli menjadi satu-satunya pengecualian yang berhasil memberikan konsistensi, termasuk lolos Liga Champions beruntun dan menembus babak semifinal.
- Keterpurukan Pasca-Pioli: Kegagalan duo Fonseca-Conceicao dan Massimiliano Allegri di musim ini menegaskan betapa sulitnya menemukan sosok nakhoda yang sepadan.
Dominasi Tak Terbantahkan Stefano Pioli

Secara umum, jika kita mengesampingkan musim pertamanya yang harus dilalui dengan berbagi peran bersama Marco Giampaolo, Pioli terbukti tidak pernah finis di luar empat besar klasemen.
Meskipun harus diakui dengan jujur bahwa pada musim 2022/2023, keberhasilan finis keempat tersebut sedikit mendapat bantuan dari pengurangan poin penalti yang dialami oleh Juventus.
Namun sayang, setelah masa baktinya berakhir, siklus kegagalan dengan cepat kembali menghantui lorong-lorong ruang ganti San Siro.
Baik kombinasi pelatih asal Portugal, Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao, maupun pelatih kawakan Massimiliano Allegri, terbukti sama-sama tidak mampu membawa Milan ke Liga Champions.
Sebagai bahan refleksi, berikut adalah daftar lengkap pencapaian klasemen akhir AC Milan beserta pelatih yang menjabat pada setiap musimnya sejak tahun 2013:
- 2013/2014: Allegri / Seedorf (Peringkat 8)
- 2014/2015: Filippo Inzaghi (Peringkat 10)
- 2015/2016: Mihajlovic / Brocchi (Peringkat 7)
- 2016/2017: Vincenzo Montella (Peringkat 6)
- 2017/2018: Montella / Gattuso (Peringkat 6)
- 2018/2019: Gennaro Gattuso (Peringkat 5)
- 2019/2020: Giampaolo / Pioli (Peringkat 6)
- 2020/2021: Stefano Pioli (Peringkat 2)
- 2021/2022: Stefano Pioli (Peringkat 1)
- 2022/2023: Stefano Pioli (Peringkat 4)
- 2023/2024: Stefano Pioli (Peringkat 2)
- 2024/2025: Fonseca / Conceição (Peringkat 8)
- 2025/2026: Massimiliano Allegri (Peringkat 5)





